• Home
  • Hukrim
  • Rumah Zakat Pekanbaru Disatroni Maling, Uang Belasan Juta Raib

Rumah Zakat Pekanbaru Disatroni Maling, Uang Belasan Juta Raib

Rabu, 14 Oktober 2015 13:47 WIB
PEKANBARU - Kawanan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) spesiali pembobol rumah toko (ruko) kembali beraksi dan sebuah ruko yang difungsikan sebagai kantor Rumah Zakat menjadi sasaran kawan maling, pada hari Selasa (13/10). Alhasil, karton tersebut menderita kerugian hingga belasan juta.

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Resti Hartanti (33), sekitar pukul 07.30 WIB. Dirinya bermaksud akan membuka pintu kantor yang dipimpinnya itu, beralamat di Jalan Tunaku Tambusai (Nangka), Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi. Baru saja tiba, korban sudah mendapati pintu ruko terbuka.

"Curiga, korban kemudian masuk kedalam ruko dan segera memeriksa kondisi didalam kantornya yang ternyata sudah berantakan. Korban langsung melihat kondisi brankas penyimpanan uang," ujar Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Bimo Ariyanto SH SIK, Rabu (14/10).

Setelah dicek, menurut Bimo, korban tidak lagi menemukan brankas milik kantornya tersebut. Akhirnya, setelah memastikan bahwa kantornya telah disatroni maling, warga Jalan Palas Mekar, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai tersebut mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru untuk membuat laporan.

"Mendapat laporan dari korban, kita langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menindak lanjuti laporan korban serta melakukan oleh TKP. Dari hasil penyelidikan sementara, para pelaku berhasil masuk dengan merusak gembuk dan mencongkel pintu ruko," kata Bimo.

Setelah berhasil masik kedalam kantor, diterangkannya, kawanan maling langsung menyisir seisi ruangan kantor dan menemukan ruangan tempat penyimpanan brankas yang berisi uang belasan juta rupiah. Para pelaku yang beraksi pada dinihari tersebut langsung melarikan berankas tersebut dan pergi meninggalkan TKP.

"Kita masih selidiki kasus pembobolan kantor Rumah Zakat tersebut, dimana para pelaku berhasil membawa lari brankas yang berisi uang Rp13,9 juta. Setelah masuk dengan merusak gembok dan pintu ruko," terangnya.

Bimo melanjutkan, selain membawa brankas yang berisi uang. Para pelaku juga mencuri beberapa barang-barang dan peralatan kantor hingga kantor tersebut menderita kerugian hingga puluhan juta. Penyelidikan masih akan terus dilakukan untuk mengungkap para pelaku curat yang semakin ganas di Pekanbaru.

"Kita masih selidiki dan mencari tahu identitas para pelaku yang talah menggondol seisi kantor Rumah Zakat dan melarikan satu unit brankas yang berisi uang. Untuk sementara, para pelaku kita duga berjumlah lebih dari dua orang yang melakukan aksinya pada malam hari dengan memotong gembok dan mencongkel pintu ruko dengan menggunakan alat berupa linggis," tutup Kasat.

(rdk/hrc)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Perampokan
Komentar