Sapma PP Tolak Proyek Kantor Walikota Pekanbaru di Tenayan
Selasa, 06 Mei 2014 12:32 WIB
PEKANBARU - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Satuan Pelajar Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) menggelar aksi demo di depan kantor Walikota Pekanbaru.
Dalam orasinya mereka menuntut pemerintah melakukan peninjauan ulang terhadap pembangunan kantor Pemerintahan kota Pekanbaru di Tenayan Raya.
"Masyarakat kota Pekanbaru taraf perekonomiannya masih berada di menengah kebawah, alangkah baiknya pemerintah melakukan pengkajian ulang pembangunan perkantoran baru, " ungkap korlap Sapma PP,Yudi Kurniawan ketika melakukan orasi, Selasa (06/05/2014).
Dikatakannya, masih banyak manyarakat yang membutuhkan program-program yang langsung menyentuh pada masyarakat. Berdasarkan sejarah kota Pekanbaru berawal dari pinggir Sungai Siak, seharusnya pembangunan kantor tidak jauh dari Sungai Siak.
"Maka dari itu Pemerintah harus melakukan pengkajian lebih lanjut. Sebaiknya, anggaran untuk pembuatan kantor ini dialihkan ke program-program untuk mensejahterakan masyarakat," tegasnya.
Disisi lain, Aksi Demo ini ditanggapi Plt kepala badan Satpol PP, Azharizman Rozie mengatakan bahwa pihaknya kan menyampaikan tuntutan Sapma PP ini langsung ke Walikota Pekanbaru untuk di pertimbangkan.
Meskipun begitu, dirinya memberikan pencerahan kepada mahasiswa yang melakukan aksi demo, Ia mengatakan program multiyer bukan hanya pembuatan kantor baru saja, tapi ada jalan lingkar luar, Rumah sakit dan program program kemasyarakatan lainnya.
"Meskipun begitu dirinya tetap akan menyampaikan tuntutannya," singkatnya.***(dan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

