Seorang Warga Rohil Tewas Terkena Peluru Nyasar Polisi
Riau Terkini Jumat, 29 Mei 2020 21:54 WIB
PEKANBARU - Seorang warga kecamatan Bangko, Rokan Hilir (Rohil) yang diketahui berjenis kelamin laki-laki tewas akibat peluru nyasar dari anggota kepolisian Polsek Bangko.
Perkara ini terjadi saat dua petugas Polsek Bangko hendak menangkap pelaku jambret di wilayah tersebut, Selasa (25/5/20) lalu.
Saat dikonfirmasi Jumat (29/05/20), Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto tidak menampik kejadian itu. Namun, dijelaskannya warga tersebut tewas bukan lantaran salah tembak dari petuga. Namun terkena peluru rekoset (memantul).
"Korban terkena peluru rekoset (memantul). Jadi bukan salah tembak ya tetapi peluru yang rekoset. Korban terkena pantulan peluru yang ditembakkan anggota dan mengenai pinggangnya korban," tuturnya.
Rincinya, perkara itu terjadi saat tim Reskrim Polsek Bangko melakukan pengembangan tersangka seorang pelaku jambret. Dimana saat pengembangan petugas berhasil mengamankan IJ.
Dan saat penggeledahan polisi menemukan dua bungkus plastik bening berisikan sabu dengan berat sekitar 35 gram, timbangan digital warna hitam, 20 lembar plastik bening kecil dan sendok terbuat dari pipet warna hijau.
Tetapi, saat pengamanan itu, IJ melakukan perlawanan dan berhasil melepaskan diri sembari memprovokasi warga dengan berteriak maling. Sontak teriakan IJ tersebut didengar warga dan berbondong-bondong menuju lokasi.
Lantaran diteriaki maling, warga lantas mengepung petugas dan melakukan pemukulan menggunakan kayu, lemparan, bahkan juga ada warga yang membawa senjata tajam.
Dalam kondisi itu, petugas berinisiatif untuk memberikan peringatan dengan kenembak ke arah atas guna membubarkan warga. Nahas, peluru tersebut justru memantul dan mengenai bagian pinggang salah satu warga.
"Korban sempat dibawa ke RSUD Bagansiapi-api namun korban tersebut meninggal dunia," jelasnya.
Sementara, akibat serangan warga itu dua petugas mengalami luka- luka. Seperti Briptu Helmika mengalami luka memar di lutut sebelah kiri akibat pukulan kayu, jari kelingking sebelah kanan juga luka dan berdarah.
Sedangkan Bripda Bagus mengalami lebam merah ditelinga sebelah kiri akibat lemparan batu.
"Dari lokasi petugas mengamankan barang bukti berupa 3 buah kayu, 2 buah batako dan sebilah parang yang digunakan untuk menyerang petugas," tandasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Polisi Kehutanan Gakkum Riau Usut Jaringan Pembunuh Gajah Sumatera di Blok Ukui
-
Ekbis
Perkuat Keamanan Obvitnas, Apical dan Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja Teknis 2025
-
Ekbis
Apical Dumai dan Polda Riau Jalin Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional
-
Olahraga
Bupati Bengkalis, Kapolda Riau dan Forkopimda Jalan Sehat
-
Hukrim
Upacara Pedang Pora Warnai Pisah Sambut Kapolres Dumai
-
Hukrim
Illegal Logging Dumai Marak, Aparat Hukum Terkesan Tutup Mata

