Setiap Bulan Motor Hilang, Kampus UIN Suska Riau Rawan Maling
Kamis, 25 September 2014 14:53 WIB
PEKANBARU - Kampus II Raja Ali Haji Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau sangat rentan dengan kemalingan. Dimana, hampir setiap bulan mahasiswa kehilangan sepeda motor di kampus Panam tersebut.
Baru-baru ini, Yuni Ariati mahasiswa semester III jurusan Bimbingan Konseling yang menjadi korbannya. Sepeda motor merk Honda Scoopy miliknya dengan nomor polisi BM 2911 OL hilang di parkiran.
"Saya mengetahui kehilangan sepeda motor sekitar pukul 12.00 Wib, Senin lalu. Ketika itu, saya baru saja keluar dari kelas," ujar Yuni saat ditemui sejumlah awak media, Kamis (25/9/2014).
Dikatakan Yuni, ketika itu dirinya tidak menjumpai adanya sekuriti yang berjaga. Ia dibantu temannya mencoba mencari pihak keamanan ke pos. Sampai disana, ia melaporkan peristiwa kehilangan.
"Setelah melapor, barulah orang itu sibuk. Yang tadinya tak ada penjagaan, langsung ada," tutur Yuni.
Penuturan lebih mengejutkan keluar dari Ardi, mahasiswa semester akhir menceritakan kejadian kehilangan sepeda motor tidak sekali dua kali terjadi di Kampus UIN. Sejak dirinya kuliah tahun 2009 lalu, hampir setiap bulan ada kendraan mahasiswa yang hilang.
"Dalam seminggu bisa hilang dua hingga tiga sepeda motor di Kampus UIN Panam,," ujar mahasiswa Tekhnik ini.
Anehnya, lanjut Ardi, meski sudah begitu parah kasus pencurian di kampus, pihak UIN sepertinya tidak ambil tahu. Hal itu bisa dilihat, tidak ada peningkatan sistem pengamanan kampus. "Sangat aneh, beribu kali orang maling di kampus, satupun tak tertangkap," katanya.
"Kita patut mempertanyakan komitmen pihak UIN untuk menciptakan situasi kondusif, agar kita yang menuntut ilmu disini mendapat kenyamanan," kata Ardi.
Sementara itu, hingga saat ini pihak kampus UIN Suska Riau belum ada memberikan keterangan terkait lemahnya pengamanan kampus.***(grc-din)
Baru-baru ini, Yuni Ariati mahasiswa semester III jurusan Bimbingan Konseling yang menjadi korbannya. Sepeda motor merk Honda Scoopy miliknya dengan nomor polisi BM 2911 OL hilang di parkiran.
"Saya mengetahui kehilangan sepeda motor sekitar pukul 12.00 Wib, Senin lalu. Ketika itu, saya baru saja keluar dari kelas," ujar Yuni saat ditemui sejumlah awak media, Kamis (25/9/2014).
Dikatakan Yuni, ketika itu dirinya tidak menjumpai adanya sekuriti yang berjaga. Ia dibantu temannya mencoba mencari pihak keamanan ke pos. Sampai disana, ia melaporkan peristiwa kehilangan.
"Setelah melapor, barulah orang itu sibuk. Yang tadinya tak ada penjagaan, langsung ada," tutur Yuni.
Penuturan lebih mengejutkan keluar dari Ardi, mahasiswa semester akhir menceritakan kejadian kehilangan sepeda motor tidak sekali dua kali terjadi di Kampus UIN. Sejak dirinya kuliah tahun 2009 lalu, hampir setiap bulan ada kendraan mahasiswa yang hilang.
"Dalam seminggu bisa hilang dua hingga tiga sepeda motor di Kampus UIN Panam,," ujar mahasiswa Tekhnik ini.
Anehnya, lanjut Ardi, meski sudah begitu parah kasus pencurian di kampus, pihak UIN sepertinya tidak ambil tahu. Hal itu bisa dilihat, tidak ada peningkatan sistem pengamanan kampus. "Sangat aneh, beribu kali orang maling di kampus, satupun tak tertangkap," katanya.
"Kita patut mempertanyakan komitmen pihak UIN untuk menciptakan situasi kondusif, agar kita yang menuntut ilmu disini mendapat kenyamanan," kata Ardi.
Sementara itu, hingga saat ini pihak kampus UIN Suska Riau belum ada memberikan keterangan terkait lemahnya pengamanan kampus.***(grc-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

