• Home
  • Hukrim
  • Tim Gabungan Temukan 2 Nelayan Meranti Sudah Meninggal Dunia

Tim Gabungan Temukan 2 Nelayan Meranti Sudah Meninggal Dunia

Minggu, 13 Desember 2015 10:26 WIB
MERANTI - Sempat hilang sejak Kamis (10/12/2015), dua nelayan asal Kepulauan Meranti, Riau, ditemukan sudah meninggal dunia. Keduanya ditemukan terpisah dan berbeda hari.

Info itu disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Sabtu (12/12/2015). Kata Pandra, sejak dilaporkan hilang Kamis lalu, Agus warga Desa Telesung, yang merupakan satu satu dari dua nelayan yang hilang itu sudah ditemukan, Jumat (11/12/2015) pukul 12.30 WIB.

Kemudian, pencarian maksimal atas satu lagi teman Agus yang hilang saat melaut membuahkan hasil. Wan Safarudin (39) yang merupakan warga Desa Sonde Kecamatan Rangsang Pesisir ditemukan, Sabtu (12/12/2015) sekitar pukul 12.00 WIB. "Keduanya sudah meninggal dunia, dan ditemukan mengapung di air," kata Pandra.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua nelayan dari Bungur dan Sonde Kepulauan Meranti, dikabarkan hilang saat melaut, Kamis (10/12/2015) dinihari. Kapal pompong yang digunakan ditemukan tenggelam di perairan Desa Bungur Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, Riau.

Informasi itu disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Jumat (11/12/2015). Kata Pandra, Kamis siang (sekira pukul 12.00 WIB), Ia mendapat kabar dari Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Desa Bungur Briptu Juni Harianto, bahwa adanya kejadian kapal motor (pompong, red) milik nelayan tenggelam.

Kemudian, tambah Pandra, setelah dilakukan pengecekan/ pendataan, benarnya adanya kapal motor pompong yang tenggelam itu terdapat dua (2) orang nelayan atas nama Agus (48) warga Jalan Kuala Parit RT02 RW07 Desa Bungur, dan Wan Safarudin (39) warga Desa Sonde.

Diceritakan Pandra, Kamis (10/12/2015) sekira pukul 00.30 WIB, korban pergi melaut untuk menjaga jaring gumbang yang telah terpasang di perairan Desa Telesung. 

Waktu itu, beberapa saksi Nelayan lain yang juga ada di laut masih melihat lampu Pompong milik korban. Namun, sekira pkl 04.00 WIB, saat nelayan lain sudah merapat ke tepi, lampu pompong korban tidak lagi terlihat.

Setelah dilakukan pencarian oleh keluarga korban dibantu warga, kepala Desa Telesung dan Bhabinkamtibmas, sekira pkl 16.00 WIB pompong yang digunakan korban berhasil ditemukan tenggelam dan dilakukan penarikan ke pinggir pantai. "Namun korban sampai saat ini belum ditemukan," kata Pandra.

Untuk itu, guna memaksimalkan pencarian warga yang tenggelam tersebut, Kapolres Kepulauan Meranti dan Kapolsek Rangsang telah melakukan koordinasi ke Tim SAR Provinsi Riau dan tim terdekat dari Bengkalis untuk diminta bantuan. 

Direncanakan, Jumat (11/12/2015) tim ini akan membantu pencarian bersama warga setempat, TNI dan Polri. "Kami imbau kepada seluruh warga masyarakat Kepulauan Meranti untuk selalu waspada, dan membawa peralatan keamanan lengkap saat melaut," imbau Pandra.

(rdk/grc)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Tenggelam
Komentar