Truk Solar Meledak, Polisi Periksa Dua Saksi dan Panggil Pemilik
Senin, 08 September 2014 15:28 WIB
PEKANBARU - Seorang tewas dan tiga korban lainnya mengalami luka bakar akibat insiden meledaknya tangki truk solar Pertamina milik PT. Abdi Bina Karya Sembada (ABKS) di Jalan Tanjung Batu, Senin (8/9/14). Polisi langsung memeriksa dua orang saksi di Mapolresta Pekanbaru. Sementara itu, pemilik PT. ABKS H. Bismar akan diperiksa.
Dari informasi yang berhasil dirangkum, saksi-saksi yang diperiksa, Efri Mulus Hulu seorang sekuriti dan Firman seorang penjaga bengkel. Mereka terlihat di ruang penyidik Sat Reskrim Polresta Pekanbaru.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Harianto W. saat dikonfirmasi riauterkini.com melalui Kasat Reskrim Kompol Hari Wiwiawan Harun membenarkan pemeriksaan tersebut. "Dua orang tengah diperiksa sebagai saksi. Kita hanya menanyakan bagaimana kronologisnya," ungkap Hari.
Sementara itu, pemilik H. Bismar juga akan dimintai keterangannya. Tidak menutup kemungkinan pemilik dan pihak PT. ABKS terancam pidana akibat insiden tersebut. "Nanti, pemiliknya akan kita periksa dulu," ungkap Kasat.
Pemilik PT. ABKS, H. Bismar yang diketahui mantan anggota Polri itu enggan menjawab konfirmasi dari riauterkini.com. Riauterkini.com berusaha menjumpainya di kantor PT. ABKS. Menurut pihak PT. ABKS H. Bismar ketika itu sedang menjamu tamunya dan enggan menjawab wartawan.
"Bos (H. Bismar-red) sedang ada tamu. Biasanya bos tidak mau berusan dengan wartawan. Apalagi dengan insiden itu (meledaknya truk-red)," ungkap karyawatinya yang mengenakan jilbab yang tidak mau menyebutkan namanya itu. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

