• Home
  • Hukrim
  • Warga Dumai Mulai Resah Isu Penculikan Anak

Warga Dumai Mulai Resah Isu Penculikan Anak

Jumat, 24 Maret 2017 19:43 WIB
DUMAI - Sejumlah warga mulai merasa diresahkan dengan informasi marak penculikan anak baik melalui pesan singkat maupun media sosial di Kota Dumai, beberapa hari belakangan ini.

Seorang ibu rumah tangga, Raudhah Tussofa, mengaku resah dengan informasi penculikan anak yang berkembang secara viral melalui media sosial tersebut dan membuat dirinya mejadi wasapada.

"Maraknya isu anak diculik di media sosial dengan pelaku menyamar jadi penjual, pura pura gila dan lainnya membuat kita cemas, dan anak bermain harus diawasi secara ketat," katanya, Jumat (24/3/17).

Keresahan senada juga disampaikan Ririn Herli Mariza. Di mana dia memiliki putri yang saat ini sedang duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) juga kuatirkan isu penculikan anak tersebut.

"Kadang kalau berhalangan, saya telpon suami untuk segera menjemput anak di sekolah meski waktu pulang belum tiba. Saya sangat kawatir isu penculikan anak yang viral di medsos beberapa hari ini," jelasnya.

Menanggapi maraknya penculikan anak, Kapolres Dumai AKBP Donal Happy Ginting mengimbau kepada masyarakat maupun sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan saat aktivitas pulang murid.

Selain itu, diminta juga kepada orangtua dan guru di sekolah aktif berkomunikasi agar saling mengetahui dalam aktivitas jemputan anak pulang sekolah. Langkah ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kepada putra-putrinya.

"Modus penculikan banyak sekali, salah satunya ada mengaku keluarga dekat anak saat jemputan pulang sekolah, karena itu orangtua dan guru harus saling komunikasi," jelasnya.

Guru diharap tidak mudah percaya jika ada orang mengaku keluarga dekat menjemput anak pulang selain orangtua tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu atau tidak mengenali orang tersebut.

Ditambahkan, sekolah diminta juga menertibkan penjual berada di lingkungannya, caranya dengan mengenali dan mengatahui pedagang tersebut agar anak selamat dan tidak jadi korban penculikan.

Orangtua juga harus memberikan informasi kepada anak agar tidak mudah percaya jika diajak oleh orang tidak dikenal dengan bujuk rayu, kemudian bermain di tempat mudah terpantau.

"Pencegahan ini perlu peran kita bersama, dan jika ada kejadian atau melihat mencurigakan agar segera melapor ke polisi terdekat," imbaunya. 

Sebagai data tambahan, Warga Jalan Raja Ali Aji, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat hampir menjadi korban penculikan bayi oleh seorang pria tidak dikenal, Kamis (23/3) kemarin malam.

Informasi yang berhasil dirangkum awak media, korbannya adalah Wati (34). Saat kejadian korban mengetahui ada seorang pria tak dikenal tiba-tiba sudah berada di depan rumahnya untuk mengambil anaknya.

Begitu diketahui gelagat mencurigakan oleh korbannya, spontan pria tak dikenal tersebut langsung berpura-pura menanyakan suami korban. Korban yang tang mengenali pria tersebut langsung bergegas menutup pintu rumahnya.

"Saya tidak kenal dengan pria itu dan saya langsung menutup pintu. Tapi anehnya pria itu langsung mendorong pintu rumah saya. Dan mengatakan ingin masuk ke rumah," jelas Wati, menceritakan kronologisnya, Jumat (24/3/17).

Ketika disinggung mengenai ciri-ciri pria yang diduga hendak mengambil anaknya itu, Wati mengatakan bahwa pria tersebut berkumis dan menggunakan jaket hitam. Sedangkan prediksi umurnya sekitar 40 tahun.

"Sebenarnya pelaku sudah berhasil masuk ke dalam rumah sambil bertanya siapa saja di rumah, kemana suami, berapa orang yang tinggal di rumah ini, lalu berapa lama suami pergi," tutur Wati menirukan pelaku.

"Waktu kejadian itu suami saya sedang menjemput anak pertama pulang mengaji. Karena saya tidak ingin terjadi kenapa-napa langsung menutup pintu, tapi pria itu berupaya keras untuk masuk ke dalam rumah," ungkapnya.

Ibu tiga anak ini rupanya memiliki akal cemerlang untuk mengusir pelaku. Dia memberikan kode kepada seseorang yang berada di jalan depan rumahnya. Begitu diketahui masyarakat, pelaku langsung melarikan diri.

Warga setempat yang mengetahui kejadian itu langsung mengejar pelaku di areal semak belukar tersebut. Namun hingga tengah malam pelaku atau pria tak dikenal tersebut tidak berhasil ditemukan warga.

Pada kejadian itu, anggota Polsek Dumai Barat berjumlah tiga orang mengunakan seragam dinas dan kendaraan dinas melakukan pengecekan di area sekitar rumah korban dan meminta keterangan saksi.

(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar