• Home
  • Hukrim
  • Warga Pangkalan Kerinci Temukan Mayat Gadis di Sungai Kerumutan

Warga Pangkalan Kerinci Temukan Mayat Gadis di Sungai Kerumutan

Jumat, 31 Januari 2014 16:01 WIB

PANGKALAN KERINCI - Akhirnya jenazah wanita yang ditemukan mengapung di Sungai Kerumutan, Bandar Petalangan, Pelalawan, Senin (27/1/2014) lalu, ternyata bernama Lislis Karnila, gadis berusia 19 tahun, warga Desa Lubuk Keranji Timur, Bandar Petalangan.

Jenazah tersebut sudah dimakamkan keluarganya di pemakaman umum Desa Lubuk Keranji Timur, Kamis (30/1/2014) malam, sekitar pukul 22.30 WIB.
Hal ini disampaikan Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Suprijadi melalui Kasubag Humas Polres Pelalawan AKP Lumban G Toruan,
Jumat (31/1/2014).

Sebelumnya diberitakan, mayat berjenis kelamin perempuan yang belum diketahui identitasnya (Mrs X), ditemukan Senin lalu (27/1/2014), sekitar pukul 09.30 WIB, mengapung di Sungai Kerumutan, di areal kebun kelapa sawit PT Serikat Putra, Desa Sialang Godang, Kecamatan Bandar Petalangan, Pelalawan.

Mayat itu ditemukan Acis, Madarli dan Dedi, yang sedang menembak burung di kebun kelapa sawit milik PT Serikat Putra. Mayat ditemukan tersangkut di pelepah kelapa sawit, tepatnya di arus Sungai Kerumutan dengan kondisi sudah hancur dan tulang belulangnya sudah nampak.

Sambung Lumban, setelah penemuan mayat perempuan itu, diberitahukan dan diinformasikan kepada para kepala desa dan masyarakat di Kecamatan Bandar Petalangan dan sekitarnya, bagi yang merasa kehilangan keluarganya untuk melapor ke Polsek Bunut.

"Kamis (30/1/2014), Achmad Apanji selaku Kades Lubuk Keranji Timur bersama dengan Samsidar dan Arisman mendatangi Polsek Bunut  melaporkan bahwa anaknya sudah dua minggu tidak pulang kerumah, dan mereka yakin bahwa mayat perempuan tersebut anaknya," terang Lumban.

Sambung Lumban, setelah dijelaskan Kapolsek Bunut AKP Ali Nasir, tentang keadaan dan keberadaan mayat itu, kemudian Samsidar berinisiatif ingin melihat dan minta untuk dilakukan tes DNA.

"Maka Samsidar dan Arisman bersama Kades Lubuk Keranji Timur dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru yang didampingi anggota Polsek Bunut untuk melihat jenazah tersebut," katanya.

Masih kata Lumban, sementara itu Surianto suami Samsidar sudah menunggu di RS Bhayangkara Pekanbaru, setelah sampai di RS Bhayangkara, diperlihatkanlah mayat tersebut, yang sudah diautopsi dan disemayamkan di kamar mayat.

"Setelah dilihat oleh Surianto dan Samsidar, mereka yakin itu adalah anaknya yang hilang bernama, Lislis Karnila (19). Dibuktikan dengan ciri-ciri gigi dan pakaian korban," terangnya.

Akhirnya, jelas Lumban, pihak RS Bhayangkara Polda Riau mengambil sampel darah Surianto dan Samsidar untuk dilakukan tes DNA, dan selanjutnya mayat itu diserahkan kepada Surianto dan Samsidar selaku orangtuanya, disaksikan Kades Lubuk Keranji Timur dan Arisman untuk dibawa pulang dan selanjutnya dikebumikan.

"Mayat Mrs X sekitar pukul 21.00 WIB sampai di Desa Lubuk Keranji Timur, dan selanjutnya pukul 22.30 WIB dikebumikan di pemakaman umum Desa Lubuk Keranji Timur, Kecamatan Bandar Petalangan," bebernya. Lumban menambahkan, penyebab kematian wanita tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Bunut.***(grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar