• Home
  • Hukrim
  • Warga Sekampung di Pelalawan Hadang Pekerja Galian Parit Gajah

Warga Sekampung di Pelalawan Hadang Pekerja Galian Parit Gajah

Minggu, 22 Desember 2013 22:34 WIB

PANGKALANKERINCI - Seluruh warga di Dusun Bangun Baru Pelabi Jaya, Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Sabtu kemarin (21/12/13) melakukan aksi massal. 

Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap penggalian parit gajah untuk kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Warga menilai, akibat penggalian parit ini justru menjadikan sebagian dari kebun mereka masuk ke TNTN.

Tidak itu saja, dilaporkan juga akibat penggalian canal besar ini menyebabkan, beberapa fasilitas umum masuk ke TNTN. Diantara fasilitas yang dimaksud tersebut adalah sebuah sekolah, balai adat dan kebun yang dimiliki warga yang sudah menghasilkan kurang lebih dimiliki 500 kepala keluarga.

Tokoh pemuda setempat, Kaharuddin, yang menghubungi riauterkini, Ahad (22/12/13) menuturkan, aksi masal ini adalah murni dilakukan masyarakat. "Ini sebagai bentuk protes terhadap penggalian parit untuk TNTN. Penggalian parit ini disimpulkan akan memisahkan kebun, fasilitas umum masuk ke TNTN," papar Kahar yang akrap disapa Ujang Gondai.

Tujuan mereka melakukan aksi massal ini adalah, berpijak pada satu tuntunan. Tuntutan yang dimaksad adalah kata Kahar, bebaskan, fasilitas umum yang masuk ke TNTN dan kebun warga yang sudah menghasilkan.

Aksi yang dimulai pagi Sabtu diikuti oleh seluruh warga kampung. Bahkan hingga pagi Ahad bebera perwakilan warga masih bertahan di KM 93 tepatnya jalan ringroad logging."Aksinya berlansung damai, bahkan pagi tadi perwakilan warga masih tetap bertahan," tandasnya.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar