Cakada Dumai Abdul Kasim-Nuraini Terima Keluhan Layanan Kesehatan
Senin, 16 November 2015 19:31 WIB
DUMAI - Dalam berbagai pertemuan pada silaturrahmi Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai nomor urut 4, Abdul Kasim dan Nuraini, sejumlah warga mengeluhkan tentang kondisi pelayanan kesehatan di daerah ini.
Menurut warga, kondisi pelayanan kehatan di Kota Dumai, terutama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), masih jauh dari harapan masyarakat. Bahkan, justru dinilai makin mempersulit masyarakat.
Sebagaimana yang disampaikan Najmi Hayati, warga Pangkalan Sesai, Dumai Barat, yang menyampaikan tentang pengalaman saudaranya yang berobat di RSUD Dumai. Dimana saudaranya kesulitan mendapatkan perawatan, dengan alasan tak ada kamar.
"Seolah ada permainan dalam pemesanan kamar di RSUD Dumai. Ketika saudara saya mau berobat, semula dibilang tak ada kamar. Pihak RSUD pun menyuruh ke Pekanbaru, dengan alasan tak ada kamar," ujar dia kepada Abdul Kasim, beberapa waktu lalu.
Melihat kondisi demikian, suami Najmi terpaksa menghadap Direktur RSUD Dumai Dokter Syaiful. Setelah menghadap, barulah saudaranya diberi kamar untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal semacam itu menimbulkan berbagai pertanyaan bagi masyarakat.
Begitu pula yang disampaikan Nana, warga Kelurahan Dumai Kota. Pelayanan kesehatan di RSUD Dumai dinilainya masih buruk. Pihak perawat seakan tak begitu peduli dengan keluhan pasien yang sedang dirawat inap. Berbagai keluhan sering kali diabaikan pihak rumah sakit.
Tak kalah menjengkelkan baginya adalah ketika dirawat dengan menggunakan Jamsostek, yang kini berganti nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan. Resep obat tak bisa didapat semuanya di RSUD, sebagian harus cari di luar menggunakan uang pribadi.
Lain lagi cerita Tarmizi, warga Teluk Binjai, Dumai Timur. Menurutnya, tidak hanya layanan kesehatan rawat inap yang menjadi keluhan warga, tapi rawat jalan pun juga membosankan warga karena harus nunggu lama dan atrean yang cukup panjang.
Menanggapi hal itu, Walon Wali Kota Dumai Abdul Kasim mengakui banyak keluhan warga yang disampaikan kepadanya. Karena itu, bila dirinya dipercaya masyarakat memimpin daerah ini, maka dia akan melakukan berbagai pembenahan di bidang kesehatan tersebut.
Salah satunya, dia akan membangun atau meningkatkan puskesmas yang ada di kecamatan-kecmatan menjadi Rumah Sakit Tipe C. Dengan demikian warga tak perlu lagi harus membludak berobat ke RSUD Dumai.
Selain itu, tingkat kesejahteraan perawat pun harus mendapat perhatian. Dirinya juga bertekad akan meningkatkan kesejahteraan perawat, sehingga meningkatkan pula perhatian dan pengabdian perawat terhadap tugasnya dalam melayani keluhan pasien.
"Memang banyak persoalan yang harus kita benahi ke depan di bidang kesehatan ini. Namun, semua itu tentunya kalau masyarakat mempercayakan kepada kami untuk bisa mejadi wali kota," ujar dia.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
Hebat! KPU Dumai Kembalikan Sisa Dana Pilkada Rp2 Miliar ke Pemko
-
Politik
Sekko Sebut Pelantikan Pemenang Pilkada Dumai Nunggu SK Mendagri
-
Politik
KPU Tetapkan Zulkifli As dan Eko Suharjo Walikota Dumai Terpilih
-
Politik
Delapan Daerah di Riau Ajukan Gugatan Pilkada ke MK
-
Politik
Tim Aksi Nurani Laporkan Dugaan Pelanggaran Pilkada Dumai ke Bawaslu RI
-
Politik
Panwas Dumai : Kami Proses Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada

