RSUD Dumai Mendesak Butuh Laboratorium Biosafety Cabinet ke Pusat
Hadi Pramono Kamis, 17 September 2020 11:00 WIB
DUMAI - Perkembangan kasus Covid-19 cukup mengerikan di Kota Dumai dan mendesak kebutuhan laboratorium biological safety cabinet atau disebut juga biosafety cabinet (BSL)-2 kepada Pemerintah Pusat.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, drg. Ridhonaldi mengatakan laboratorium biosafety cabinet (BSL)-2 itu sangat perlu guna penanganan kasus covid-19.
"Kita sangat membutuhkan itu, makanya kita berharap kepada Pemerintah Pusat bisa merealisasikan keinginan Pemerintah Kota Dumai, guna penanganan kasus Covid-19 ini," katanya, Kamis (17/9/20).
Dijelaskan Ridho, dengan adanya laboratorium biosafety cabinet (BSL)-2 ini secara otomatis Kota Dumai sudah bisa melaksanakan testing berbasis PCR atau polymerase chain reaction.
"Dengan demikian memungkinkan untuk kita melakukan tracing dengan kuat, sehingga semakin kuat untuk mencari kasus positif ditengah masyarakat dan mampu menekan angka positif Covid-19," jelasnya.
Kemudian mengenai jumlah kasus Covid-19 sesuai sebaran yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai, Rabu 16 September 2020 terkonfirmasi positif sebanyak 419 kasus.
Diantaranya, 272 kasus total isolasi dan rawat, 212 kasus isolasi mandiri, 60 kasus rawat rumah sakit, 139 sembuh dan 8 kasus meninggal dunia.
Sebagai data pendukung, Biosafety Cabinet merupakan area kerja laboratorium dengan ventilasi udara yang telah direkayasa untuk mengamankan pekerja yang bekerja dengan sampel material, lingkungan kerja dan sampel material dari kemungkinan bahaya terkontaminasi atau menimbulkan penyebaran bakteri atau virus yang bersifat patogen.
Kebutuhan Biosafety Cabinet (BSC) ini menjadi perhatian khusus setiap user di Laboratorium sebab alat ini menjadi aspek penting yang harus dimiliki dan sebagai salah satu syarat keamaan laboratorium terutama pada laboratorium yang bekerja dengan jenis sampel patogen ataupun bahan kimia berbahaya.
Apalagi pada keadaan pandemic Covid-19 ini, dimana alat BSC (Biosafety Cabinet ) ini menjadi salah satu persyaratan untuk beroperasinya laboratorium pengujian sampel-sampel virus Corona ini.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Penataan Pedagang Dumai di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Jadi Destinasi Kuliner
-
Tekno
Pemko Dumai Ajak RAPI Perkuat Peran dalam Komunikasi Publik dan Darurat
-
Pendidikan
Wali Kota Dumai Pimpin Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025
-
Traveler
Pawai Obor Idaman Berlangsung Meriah pada Malam Hari Raya Idul Fitri 2025
-
Pendidikan
Pjs Wako Dumai Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-96 Tahun 2024
-
Pendidikan
Upacara Hari Santri Nasional 2024 di Dumai Berlangsung Khidmat

