- Home
- Lingkungan
- Asap Kian Tebal, Sebagian Murid di Siak Mulai Diliburkan
Asap Kian Tebal, Sebagian Murid di Siak Mulai Diliburkan
Senin, 10 Februari 2014 15:02 WIB
SIAK - Meski kabut asap semakin tebal melanda Kabupaten Siak, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak tidak meliburkan seluruh pelajar. Pelajar yang diliburkan mulai hari Selasa dan Rabu adalah pelajar Sekolah Dasar (SD) kelas 1 hingga kelas 5, pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 7 hingga kelas 8, dan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajad kelas 10 hingga kelas 11.
Saat ini, Senin (10/2/14) Berhubung pelajar telah datang ke sekolahnya masing-masing, maka mereka tidak diizinkan ada aktifitas di luar lokal. Selain itu, jadwal pulang mereka dipercepat 30 menit sebelum jadwal biasanya.
Keterangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak Kadri Yafis kepada riauterkinicom, membenarkan adanya jadwal libur sebahagian pelajar se-Kabupaten Siak karena kabut asap yang semakin tebal.
"Kita mengkawatirkan kabut asap yang semakin tebal akan mengganggu aktifitas pelajar, untuk itu selama dua hari kedepan kita liburkan kecuali kelas 6, kelas 9 serta kelas 12," ujar Kadri.
Selain itu diungkapkan Kadri, untuk guru-guru tetap ke sekolah, dan jadwal ngajar mengajar di dalam sekolah ditunda 60 menit dari jadwal biasanya. "Untuk guru-guru tetap ke sekolah seperti biasa, dan untuk proses ngajar mengajar dimulai pukul 8.30 WIB atau diperlambat dari jadwal biasa," ujarnya.***(vila)
Saat ini, Senin (10/2/14) Berhubung pelajar telah datang ke sekolahnya masing-masing, maka mereka tidak diizinkan ada aktifitas di luar lokal. Selain itu, jadwal pulang mereka dipercepat 30 menit sebelum jadwal biasanya.
Keterangan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak Kadri Yafis kepada riauterkinicom, membenarkan adanya jadwal libur sebahagian pelajar se-Kabupaten Siak karena kabut asap yang semakin tebal.
"Kita mengkawatirkan kabut asap yang semakin tebal akan mengganggu aktifitas pelajar, untuk itu selama dua hari kedepan kita liburkan kecuali kelas 6, kelas 9 serta kelas 12," ujar Kadri.
Selain itu diungkapkan Kadri, untuk guru-guru tetap ke sekolah, dan jadwal ngajar mengajar di dalam sekolah ditunda 60 menit dari jadwal biasanya. "Untuk guru-guru tetap ke sekolah seperti biasa, dan untuk proses ngajar mengajar dimulai pukul 8.30 WIB atau diperlambat dari jadwal biasa," ujarnya.***(vila)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

