- Home
- Lingkungan
- BPBD Riau Nyatakan Hujan Buatan Belum Efektif
BPBD Riau Nyatakan Hujan Buatan Belum Efektif
Senin, 24 Februari 2014 20:32 WIB
PEKANBARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Said Saqlul Amri menyatakan, saat ini pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau belum efektif dilakukan dengan hujan buatan, karena tak ada penumpukan awan.
Satu-satunya cara ampuh, menggunakan bom air (water boombing).
Menurut Saqlul, menggunakan bom air jauh lebih ampuh. Apalagi dua daerah yang paling besar terkena Karhutla seperti Kepulauan Meranti dan Pelalawan menyatakan sudah kewalahan memadamkan api melalui darat.
"Yang efektif itu pemadaman dilakukan lewat udara (water boombing). Kemarin itu, operasi darat sudah kewalahan. Efektif itu jika dilakukan lewat udara, karena sebaran api sudah meluas," kata Saqul, Senin (24/2).
Ada beberapa perusahaan yang memang terkena karhutla sudah memadamkan api menggunakan helikopter, namun pemadaman hanya dilakukan di kawasan perusahaan itu sendiri.
Sementara, pemerintah provinsi belum bisa turun, termasuk menggunakan dana tanggap darurat sebesar Rp10 miliar, karena terhambat regulasi. Regulasinya, minimal harus ada minimal enam daerah menyatakan darurat asap.
Dengan itu, kata Saqlul, saat ini pihaknya sedang membuat satu usulan agar status tanggap darurat asap tingkat provinsi tersebut tidak menunggu minimal enam daerah.
Kemudian sejumlah alasan lainnya seperti banyaknya penderita ISPA, diliburkannya anak sekolah hingga luas lahan terbakar yang hingga kemarin sudah mencapai 6.386,25 hektar.
Jika ini disetujui, tanggap darurat asap yang sudah sangat parah ini bisa saja diberlakukan lebih awal.***(mok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

