Bupati Meranti Minta Pekerjaan Proyek 2014 Dipercepat

Jumat, 07 Februari 2014 12:13 WIB

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir menegaskan, pekerjaan proyek pembangunan fisik 2014 minta lebih dipercepat pengerjaannya.  Ia tidak mau mendengar adanya pekerjaan borongan di Meranti terlambat. 

Begitu pula pada proses administrasi, sehingga pada proses pengumuman pemenang lelang juga lebih cepat dilakukan. Hal ini juga kata Irwan, mengingat gangguan musim yang kurang mendukung pekerjaan konstruksi di Meranti akan mempengaruhi terhadap waktu pelaksanaannya.

"Untuk itu kita berharap seluruh pekerjaan fisik tahun 2014 bisa rampung sebelum berakhir masa kerja pada tahun tersebut. Kita berharap pada April 2014 akan datang, pelaksanaan pembangunan konstruksi sudah bisa dimulai," kata Bupati Meranti, kemarin.

Dikatakan dia, ini akan mendukung kinerja para kontraktor dalam menyelesaikan pekerjaan yang diborongnya. Dengan terlaksananya pekerjaan pembangunan itu lebih cepat, dan dengan kualitas yang terjamin, maka masyarakat juga akan dapat menggunakannya.

"Tapi jika mengalami keterlambatan apalagi proyek gagal, akan menimbulkan berbagai kerugian."katanya. Dengan demikian, lanjut orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu, nantinya pada awal tahun 2015 hasil pekerjaan itu sudah bisa digunakan masyarakat.

 Ia memandang pekerjaan fisik tahun 2013 lalu banyak yang tidak selesai dalam kondisi terbengkalai mengakibatkan timbulnya kerugian. Baik dampak buruk terhadap pembangunan yang dilakukan, maupun menghambat kelancaran berbagai kepentingan bagi masyarakat luas itu.

Oleh karena itu, Irwan mengajak seluruh elemen masyarakat terutama para kontraktor agar sungguh-sunguh melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tanggungjawabnya. Tidak hanya ingin mendapatkan uang saja, tapi juga diminta niat tulusnya untuk membantu mewujudkan pembangunan. 

Ada tanggungjawab moral bagi para kontraktor dalam mengerjakan pekerjaan fisik di Meranti. Sehingga Meranti tidak hanya dijadikan  sebagai tempat pencari kerja saja,namun juga dibutuhkan partisipasi aktif dari para pengusaha tersebut.

"Kita sadar,  peran dan posisi kontraktor cukup strategis dalam mendukung pemerintah untuk melaksanakan pembangunan. Artinya, tanpa kontraktor, pemerintah juga akan mengalami kesulitan dalam mewujudkan pembangunan," ujarnya. 

Untuk itu kontraktor dan pemerintah harus menjadi mitra strategis untuk mewujudkan pembangunan. Kepada seluruh masyarakat juga diminta agar turut mendukung pelaksanaan pembangunan tersebut. Tentunya juga untuk turut mengawasi. 

"Sehingga dari jarak jauh masyarakat juga mengetahui perjalanan sebuah pekerjaan fisik. Untuk itu Irwan mengajak untuk sama-sama mengawasi pelaksanaan pembangunan sehingga pada akhirnya pembangunan itu dapat  bermanfaat untuk mendukung aktivitas seluruh masyarakat," pungkasnya. (fan/hkc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar