- Home
- Lingkungan
- Dampak Kabut Asap, 15 Ribu Warga Riau Terserang ISPA
Dampak Kabut Asap, 15 Ribu Warga Riau Terserang ISPA
Selasa, 18 Februari 2014 19:36 WIB
PEKANBARU - Kabut asap imbas dari kebakaran lahan di Riau berdampak negatif untuk kesehatan. Kini tercatat, dalam dua pekan terakhir 15.292 masyarakat terserang penyakit terutama ISPA.
Kepala Bidang Pengendalian, Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Erdinal, mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Selasa (18/2/2014).
Dia menjelaskan, imbas kabut asap banyak terserang infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) jumlahnya mencapai 14.093 orang. Ini disebabkan, kualitas udara yang turun drastis karena kepung asap.
Selain ISPA, lanjut Erdinal, warga juga terserang penyakit pneumonia karena asap sebanyak 179 orang. Ada lagi penderita asma 314 orang, iritasi mata dan kulit masing-masing 205 orang dan 501 orang.
Dari data yang masuk penderita ISPA se Riau, paling banyak berada di Kabupaten Rokan Hilir (6.661), kemudian Pekanbaru (1.420), Dumai (1.237), Kabupaten Siak (1.232).
Bengkalis (1.092), Pelalawan (780), Indragiri Hilir (421), Kampar (513), Indragiri Hulu (352), Kepulauan Meranti (164), Rokan Hulu (106), dan paling sedikit di Kabupaten Kuantan Singingi (15).
"Dalam beberapa hari terakhir juga kualitas udara khususunya di Pekanbaru, terus menurun. Berdasarkan indeks tingkat pencemaran udara sudah mendekati berbahaya," kata Eridinal.
"Kita mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar. Apa lagi kepada anak-anak karena memang mereka rentan terserang penyakit," tambah Eridinal.***(int)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

