Desa Penyagum Jadi Pilot Projek Tanaman Padi Organik

Kamis, 30 Januari 2014 18:54 WIB
SELATPANJANG - Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang tahun 2014 akan menjadi pilot projek dalam realisasi tanaman padi organik. Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) berjanji akan merealisasikan seluas 100 hektar padi organik nantinya disana.

Demikian disampaikan Kepala DPPKP, Yulian Norwis SE MM, kepada sejumlah awak media, baru-baru ini saat panen raya di Desa Penyagun.

"Jika kelompok tani menyediakan lahannya, kita siap merealisasikannya. Karena nantinya padi organik ini akan menjadi pilot projek untuk panen padi sebanyak 3 kali setahun," ungkap Yulian Norwis.

Disebutkannya dalam pelaksanaan program padi oragnik tersebut sudah include dengan sejumlah program lainnya, seperti pupuk, bibit unggul dan pengairan di lahan pertanian. Makanya ditargetkan nantinya bisa menambah hasil beras di sana.

"Jika sudah direalisasikan padi oragnik ini kita targetkan penyagun bisa menghasilkan beras diatas 5 ton. Dan tentu saja membuat daerah lebih bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan beras daerah," terangnya.

Dikabarkan Kepala Dinas yang akrab disapa Icut itu program padi organik tersebut didapatkannya dari pusat. Program itu diharapkannya dapat terus meningkatkan produksi beras asal Meranti. Sehingga nantinya Kepulauan Meranti tidak perlu lagi mendatangkan beras dari luar daerah.

Lebih jauh Yulian menginginkan petani dalam menginventarisir lahan yang dijadikan lahan pertanian padi tersebut. Sehingga nantinya bisa diusulkan untuk disertifikatkan melalui program nasional (Prona).

"Untuk menjamin petani, makanya kita akan coba usulkan ke BPN untuk mensertifikat pronakan lahan pertanian masyarakat ini. Dengan demikian nantinya para petani bisa lebih fokus untuk bertani dan tidak khawatir lagi dengan persoalan lahan," katanya.

Selanjutnya untuk memaksimalkan dalam memotivasi petani, Kepala DPPKP juga menempatkan tenaga penyuluh di Penyagun. Dia berpesan jika nantinya tenaga penyuluh tidak bekerja dan berada ditempat saat dibutuhkan, dapatmelaporkan kepadanya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar