Dinas BMP Rohul Janji Segera Perbaiki Kerusakan Jalan

Kamis, 15 Januari 2015 11:57 WIB
ROKAN HULU : Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengakui dalam pekan ini akan menurunkan dua alat berat untuk memperbaiki jalan jalur dua yang rusak di Desa Rambah Hilir, Kecamatan Rambah Hilir.

"Rencana dalam pekan ini kami turunkan alat berat gleder dan vibro," kata Kepala Dinas BMP Rohul Muhammad Rivai melalui Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan Anton kepada sejumlah awak media, Kamis (15/1/15).

Selain memperbaiki jalur dua status kabupaten yang rusak parah, jelas Anton, masih dalam tahun ini, Dinas BMP Rohul juga akan melakukan pemeliharaan jalan aspal di daerah itu melalui swakelola.

"Panjang jalannya sesuai kebutuhan jalan yang rusak," jelasnya.

Anton mengharapkan warga di Rambah Hilir bersabar. Dia minta warga tidak memungut uang kepada sopir, karena hal itu akan mengganggu arus lalulintas.

Sebelumnya, warga Desa Rambah Hilir terpaksa patungan untuk memperbaiki jalan jalur dua di daerah mereka yang rusak parah. Langkah itu diambil karena lambatnya penanganan dari Pemerintah Daerah.

Warga mengakui untuk menimbun jalan jalur dua menggunakan pasir batu (sirtu), mereka harus mengeluarkan uang hingga Rp900 ribu, untuk membeli 3 truk sirtu.

Untuk mengembalikan dana swadaya, warga berlakukan kutipan Rp25 ribu kepada setiap truk bermuatan yang lewat di jalur rusak tersebut.

Bagi sopir truk yang tidak bersedia membayar Rp25 ribu, warga melarang truk melewati jalur yang baik. Mau tak mau, mereka harus melewati jalur yang mengalami rusak parah.

Seperti dialami Siregar Rabu (14/1/15) kemarin. Sopir PKS PT Era Sawita Kepenuhan Hulu itu harus bekerja keras, karena tronton BM 8039 RO bermuatan serat tandan kosong (tankos) kelapa sawit atau fiber terperosok di jalan rusak di desa tersebut.

Tronton bermuatan sekitar 30 ton dengan tujuan Dumai itu terperosok dan tidak bisa dievakuasi hingga Rabu malam. Truk terperosok dalam lobang dengan kedalaman sekitar 1 meter.

(zal/zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar