- Home
- Lingkungan
- Edan! Anggaran Marka Jalan Dishub Dumai Rp1 Miliar Pertahun
Edan! Anggaran Marka Jalan Dishub Dumai Rp1 Miliar Pertahun
Selasa, 18 Maret 2014 19:39 WIB
DUMAI - Untuk menghindari kesemrautan berlalu lintas, pemerintah membuat marka jalan pada jalan-jalan yang diperlukan. Selain jalan lintas, biasanya pemerintah mengutamakan pembuatan marka pada jalan-jalan protokol dan jalan padat lalu lintas.
Tak ayal, pemerintah menganggarkan untuk pemasangan marka jalan ini dengan anggaran yang lebih fantastis. Di Kota Dumai, anggaran untuk marka jalan mencapai Rp 1 miliar pertahunnya.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai, Taufik Ibrahim kepada wartawan, kemarin. Meskipun angggaran mencapai Rp 1 miliar untuk pembuatan marka jalan pertahun, namun Taufik Ibrahim masih merasa tidak cukup.
Sebab, ia berharap jalan-jalan sempit atau gang idealnya juga dilengkapi dengan marka. Dikatakannya, pembuatan marka jalan harus sesuai dengan spek yang diatur melalui ketentuannya.
Sedangkan perusahaan yang mengerjakan proyek pembuatan marka tersebut harus perusahaan yang sudah menyandang lisensi yang ditunjuk Kementrian Perhubungan.
"Marka sangat banyak yang akan kita buat, ukuran, spek dan standarisasinya harus sesuai ketentuan. Jalan yang dikasih marka adalah jalan nasional, provinsi dan kabupaten dan kalau perlu jalan-jalan gang di dalam kota. Cuma anggaran kurang," ujar Taufik.
Secara umum, katanya, anggaran untuk Dinas Perhubungan saja tidak mencapai Rp 400 miliar. Sehingga, persediaan Rp 1 miliar khusus untuk marka dianggap belum sesuai dengan yang sebenarnya.
Sedangkan pembuatan marka selama ini, dipastikannya sudah sesuai dengan spek dan standarisasi yang diatur di dalam ketentuan. Untuk tahun 2014, pembuatan marka yang sudah diprogramkan adalah di Jalan Pattimura, Bukit Datuk, Janur Kuning, Muslim-Tanjung Palas, Sukajadi, Ombak dan jalan Sultan Syarif Kasim.
Diceritakannya, jalan Bukit Datuk baru selesai di overlay. Sedangkan marka belum dibuat. Pada jalan yang dugunakan oleh karyawan Pertamina itu, akan dibuat marka yang lengkap. Selain centre line dan solitline, pihaknya akan mengadakan lajur sepeda di bagian kiri arah ke komplek.
"Pembatasan lajur tersebut dengan marka khusus. Jadi jelas perbedaan bagi pengguna jalan, setelah dibubuhi marka," katanya.
Selain jalan Bukit Datuk yang akan dilengkapi dengan lajur sepeda, ia juga memaparkan bahwa di jalan Putri Tujuh dan Sudirman juga bakal disediakan lajur sepeda. Sehingga tidak terlihat lagi kesemrautan di antara pengguna jalan.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

