- Home
- Lingkungan
- Jembatan Menuju Obyek Wisata Air Panas Perlu Perbaikan
Jembatan Menuju Obyek Wisata Air Panas Perlu Perbaikan
Sabtu, 01 Februari 2014 17:13 WIB
PASIRPANGARAIAN - Jembatan menuju obyek wisata Air Panas Pawan dan Goa Sikapir yang berada di Desa Rambah Tengah Hulu, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu sudah rusak dan perlu diperbaiki. Saat ini, kondisinya memprihatinkan.
Salah seorang petani setempat Yetno, mengatakan jembatan kayu di atas Sungai Suaman atau Sungai Pawan Dusun Pawan Hulu yang dibangun pada 2007 lalu itu, sudah dua tahun terakhir rusak. Dampak kerusakan, saat hujan lantai jembatan licin, padahal jembatan itu juga digunakan warga untuk menuju ke perkebunan mereka.
"Sudah lamalah, dua tahun ini rusaknya. Kami takut lewat. Gerimis sedikit saja, jembatan ini licin. Bahkan ada yang pernah jatuh di sini," kata Yetno saat melewati jembatan tersebut, Sabtu (1/2/14).
Kepala Desa Rambah Tengah Zainal Abidin mengatakan, jembatan rusak itu sudah dilaporkan ke Pemkab Rohul melalui dinas terkait. Diakuinya, sudah beberapa kali kayu jembatan juga diganti.
"Rencana, kami akan mengusulkan lagi agar jembatan dibangun permanen. Sebab jembatan ini juga digunakan warga ke ladang," jelas Kades Zainal.
Selain jembatan perlu diperbaiki, dinding penahan tebing atau turap juga sudah roboh. Dampak robohnya turap juga menyebabkan aliran Sungai Suaman juga semakin menyempit.
Sementara, Kadis Bina Marga dan Pengairan (BMP) Rohul Herry Islami melalui Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan Anton, mengaku jalan itu akan diperbaiki bersama turap yang roboh.
Masih di Desa Rambah Tengah Hulu, jelas Anton, dinasnya juga akan melakukan perbaikan jalan ke Malatcar yang menghubungkan Pawan ke Desa Menaming. Di Malatcar juga ada dua obyek wisata yakni Batu Gajah dan Batu Ampar.***(zal)
Salah seorang petani setempat Yetno, mengatakan jembatan kayu di atas Sungai Suaman atau Sungai Pawan Dusun Pawan Hulu yang dibangun pada 2007 lalu itu, sudah dua tahun terakhir rusak. Dampak kerusakan, saat hujan lantai jembatan licin, padahal jembatan itu juga digunakan warga untuk menuju ke perkebunan mereka.
"Sudah lamalah, dua tahun ini rusaknya. Kami takut lewat. Gerimis sedikit saja, jembatan ini licin. Bahkan ada yang pernah jatuh di sini," kata Yetno saat melewati jembatan tersebut, Sabtu (1/2/14).
Kepala Desa Rambah Tengah Zainal Abidin mengatakan, jembatan rusak itu sudah dilaporkan ke Pemkab Rohul melalui dinas terkait. Diakuinya, sudah beberapa kali kayu jembatan juga diganti.
"Rencana, kami akan mengusulkan lagi agar jembatan dibangun permanen. Sebab jembatan ini juga digunakan warga ke ladang," jelas Kades Zainal.
Selain jembatan perlu diperbaiki, dinding penahan tebing atau turap juga sudah roboh. Dampak robohnya turap juga menyebabkan aliran Sungai Suaman juga semakin menyempit.
Sementara, Kadis Bina Marga dan Pengairan (BMP) Rohul Herry Islami melalui Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan Anton, mengaku jalan itu akan diperbaiki bersama turap yang roboh.
Masih di Desa Rambah Tengah Hulu, jelas Anton, dinasnya juga akan melakukan perbaikan jalan ke Malatcar yang menghubungkan Pawan ke Desa Menaming. Di Malatcar juga ada dua obyek wisata yakni Batu Gajah dan Batu Ampar.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

