- Home
- Lingkungan
- Kabar Pemekaran Pelalawan Selatan Terus Bergulir
Kabar Pemekaran Pelalawan Selatan Terus Bergulir
Senin, 08 September 2014 10:53 WIB
PELALAWAN - Wacana pemekaran wilayah Kabupaten Pelalawan Selatan terus bergulir. Secara geografis, ada enam kecamatan yang termasuk ke wilayah Pelalawan Selatan, yakni Kecamatan Bunut, Pangkalan Kuras, Bandar Petalangan, Pangkalan Lesung, Ukui dan Kerumutan.
Seperti disampaikan oleh tokoh masyarakat asal Bandar Petalangan, Amril Mukmin, Senin (8/9/2014). Meski baru sebatas wacana, kata Amril Mukmin, tak menutup kemungkinan pemekaran wilayah Pelalawan Selatan akan terwujud.
"Secara syarat telah memenuhi kaidah untuk menjadi sebuah kabupaten baru. Pemekaran di wilayah Pelalawan Selatan akan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan di sana," ujarnya.
Menurutnya, pemekaran suatu wilayah juga disertai keharusan membangun berbagai sarana pemerintahan, perekonomian dan kemasyarakatan.
"Pemekaran merupakan salah satu langkah mempercepat pembangunan segala bidang. Kita merujuk wilayah di Provinsi Sumbar yang memiliki banyak kabupaten kota melebihi kabupaten kota yang ada di Provinsi Riau," katanya.
Amril mengungkapkan, wacana pemekaran juga telah dikoordinasikan dengan sejumlah anggota DPRD Pelalawan. Sejumlah wakil rakyat tersebut menyatakan bahkan sangat mendukung adanya wacana pemekaran.
"Tak hanya wakil rakyat di DPRD Pelalawan yang mendukung, bahkan sejumlah tokoh dan kalangan mulai ramai membicarakan topik pemekaran Pelalawan Selatan,"ungkapnya.***(grc-adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

