Listrik Kerap Padam, Puluhan Warga Geruduk PLN

Minggu, 26 Oktober 2014 19:29 WIB

PELALAWAN - Kesal dengan ulah PLN yang kerap mematikan listrik seenaknya, puluhan ibu-ibu Sabtu kemarin (25/10/2014) mendatangi Kantor PLN Pangkalankerinci yang berada di Jalan Akasia. 

Kedatangan puluhan ibu-ibu itu ingin mempertanyakan langsung pada Direktur PLN Pangkalan Kerinci, Afrizal Armen, soal seringnya lampu padam yang berada di wilayah mereka.

"Bayangkan saja, Bang, tiap hari PLN seenaknya saja mematikan lampu tiga kali sehari kayak minum obat. Bagaimana kami bisa memasak, kalau belum apa-apa lampu sudah mati lagi, terus hidup lagi, mati lagi," terang seorang ibu, Nina, pada media ini di Pangkalan Kerinci, Sabtu (25/10/2014).

Ketua Umum Pemuda Melayu Pesisir, Dedi Azwandi, yang ikut juga dalam demo tersebut mengatakan bahwa kaum ibu itu sebenarnya sudah kesal akan ulah PLN yang seenaknya saja mematikan listrik. Dan kekesalan mereka memuncak pada Sabtu kemarin itu (25/10/2014), karena PLN kembali mematikan lampu dari jam 11 siang.

"Namun anehnya, saat mereka didemo ibu-ibu yang datang pada jam 15.00 WIB Sabtu itu, tak lama kemudian PLN baru menghidupkan lampu. Jadi kalau seperti ini, nampaknya PLN sepertinya sengaja mematikan lampu. Soalnya, dengan hidup matinya lampu maka pembayaran tagihannya akan naik," terang Dedi yang tak habis mengerti akan ulah PLN Pangkalan Kerinci ini.

Pada saat itu, sambungnya, para kaum ibu dan dirinya tak berhasil menjumpai Direktur PLN Pangkalankerinci. Bahkan Dedi mencoba untuk menelpon namun telponnya tak aktif, dan itu dibuktikan dengan short message service (SMS) yang tak masuk. Sehingga pada saat itu, mereka hanya dijumpai saja oleh karyawan PLN.

"Lucunya lagi saat kami menanyakan alasan PLN sering mematikan lampu, mereka malah menyalahkan PLTG Langgam Power. Kami tanyakan langsung ke pihak PLTG, katanya PLTG baik-baik saja," katanya menambahkan. 

"Yang lebih mirisnya lagi, jam 1 siang sebelum kami mendatangi PLN untuk menanyakan lampu yang mati, orang PLN menjawab bahwa ada jaringan atau kabel yang tertimpa kayu. Namun saat jam 3 sore kami ke sana, jawaban mereka malah menyalahkan PLTG," ungkapnya.

Atas kondisi ini, lanjutnya, sepertinya masyarakat selalu dibohongi oleh PLN Pangkalankerinci yang kerap mematikan lampu seenaknya saja. Jawaban PLN selalu berubah-ubah dan kerap menyalahkan PLTG, tapi saat ditanya rupanya PLTG malah kondisinya baik-baik saja, tak ada masalah.

"Jadi saya melihat PLN Pangkalankerinci sepertinya tak mau berbenah. Kalau sekiranya Direktur PLN tak sanggup lagi, ya lebih baik mengundurkan diri saja," tegas Dedi.

Terpisah, Kepala PLN Pangkalankerinci, Afrizal Armen mengatakan bahwa pihaknya nanti akan mengecek terlebih dahulu di bagian tehnik di lapangan. Penyebab padam karena adanya gangguan di panel untuk di Kerinci Kota di Panel Pembangkit.

"Untuk jaringan, kami mulai Senin (27/10/2014), kami akan melakukan pemangkasan dan penebangan pohon yang berada di bawah dan sekitar jaringan yang berpotensi mengakibatkan gangguan," katanya.***(hrc-adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar