Musim Hujan, DBD Ancam Kesehatan Masyarakat di Rohil

Minggu, 21 September 2014 19:50 WIB

BAGANSIAPIAPI - Kepala Pukesmas Bagansiapiapi dr Erwinto, menyebutkan pihaknya sudah menerima dan mendapatkan laporan tentang adanya warga yang terserang DBD (Deman Berdarah Dengue).

Januari hingga September 2014 ini sudah tercatat 7 kasus DBD di Pukesmas yang di pimpinya, namun data tersebut mungkin berbeda jika ada masyarakat lansung berobat ke RSUD Protomo Bagansiapiapi.

"Saya jelaskan kasus endemis DBD kita temukan baru 7 kasus, terbaru ini ada di Jalan Sumatera Laut dan Jalan Bawal. Kita sudah melakukan fogging atau pengasapan," kata Erwinto.

Kata dia, biasanya perkembang biayakan nyamuk DBD adalah di tempat-tempat yang di genangi air bersih. "Sekarangkan masuk musim hujan, jadi rawan juga. Kami menghimbau budayakan menciptakan bersih, hindari air dari tempat tertakung," imbaunya.

Untuk menanggapi DBD tersebut menurut Erwinto, pihak Pukesmas Bagansiapiapi melakukan pengasapan di daerah-daerah yang ada warganya terserang DBD. 

"Kemarin petugas Pukesmas sudah melakukan pengasapan di beberapa titik, jika ada keluhan lagi hubungi Pukesmas kami akan lakukan fongging lagi di daerah tersebut," ungkap Erwinto.

Sementara itu di RSUD Protomo Bagansiapiapi, beberapa orang petugas menyebutkan pernah menangani pasien DBD, tetapi ada yang rawat inap dan ada memilih di rujuk ke Pekanbaru.

"Kemarin ada beberapa orang pasien DBD, pihak keluarga memilih di rujuk ke Pekanbaru. Menurut pengakuan keluarga pasien mereka tidak ke Pukesmas tetapi lansung cek kesehatan ke RSUD Protomo ini," kata Ismail petugas pelayanan dan ninformasi RSUD Protomo Bagansiapiapi.

Kepala Dinas Kesehatan Rohil dr H Junaidi Saleh, menyebutkan pihaknya secara berkala tetap melakukan pemantauan dengan memberdayakan Pukesmas, Pustu dan seluruh petugas yang bertugas di lapangan atau ujung tombak terutama ketika musim berganti. 

"Petugas tetap siaga di lapangan dan persediaan obat-obatan tetap kita prioritaskan, kepada petugas berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

Untuk itu Kepala Dinas Kesehatan Rohil agar masyarakat di manapun berada jika sakit atau mengeluh sebagainya menyangkit kesehatan agar mendatangi Pukesmas atau petugas terdekat untuk mendapatkan perawatan dan cek kesehatan.

"Jika ada gangguan kesehatan bersegeralah ke Pukesmas, periksa kesehatan sedini mungkin, jangan sampai dua atau tiga hari sakit baru berobat," imbau Kadiskes Rokan hilir ini kepada seluruh lapisan masyarakat.

Syafianto (46) warga Bagansiapiapi di mintai komentarnya terpisah menyebutkan beberapa hari lalu salah seorang anak kerabatnya mengalami sakit demam panas dan ketika di bawa ke RSUD Protomo Bagansiapiapi di sebutkan terjangkit DBD.

"Barulah ada petugas melakukan fogging, maunya sebelum ada yang sakit di fogging dulu sebagai upaya preventif," imbau Syarianto dan berharap agar pihak Pukesmas proaktif dalam mengatasi DBD agar tak bertambah pasien baru akibat gigitan nyamok tersebut. (Yan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar