- Home
- Lingkungan
- Musim Hujan, Wawako Dumai Minta Masyarakat Waspada DBD
Musim Hujan, Wawako Dumai Minta Masyarakat Waspada DBD
Senin, 01 September 2014 17:32 WIB
DUMAI- Beberapa hari belakangan ini wilayah Kota Dumai dilanda hujan. Untuk mengantisipasi penyakit Demam Berdarah Dengue yang dibawa nyamuk aedes aegypti, Wakil Walikota Dumai Agus Widayat meminta masyarakat waspada.
"Musim hujan telah tiba, masyarakat Kota Dumai harus waspada terhadap penyakit demam berdarah akibat virus dengue yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti. Karena nyamuk tersebut berkembang biak pada musim penghujan seperti ini," kata Wawako Dumai, Senin (1/9/14).
Menurutnya, nyamuk aedes aegypti berkembang biak pada musim hujan. Untuk mencegah penyakit demam berdarah, masyarakat diminta melaksanakan gerakan 3M yaitu gerakan menguras, menutup, dan mengubur potensi sarang-sarang nyamuk aedes.
"Agar terhindar dari penyakit demam berdarah, masyarakat harus melakukan gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur sarang-sarang nyamuk aedes yang tujuannya adalah untuk memutus mata rantai perkembang biakan nyamuk," pintanya.
Tidak sekedar menghimbau, Dinas Kesehatan Kota Dumai terus mensosialisasikan bahaya demam berdarah. Selain itu pemerintah juga melakukan gerakan nyata untuk mencegah masyarakat terjangkit virus demam berdarah.
"Salah satunya membagikan bubuk abate geratis untuk membunuh jentik-jentik hingga melakukan pengasapan (Foging). Semua itu dilakukan agar masyarakat Dumai terhindari dari penyakit DBD pada musim penghujan seperti ini," tegasnya.
Wawako menegaskan, semua orang sudah tau tentang bagaimana pemberantasan sarang nyamuk ini, tinggal penerapannya saja yang belum dilakukan.
Seperti mengubur barang-barang yang bisa menampung air, menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air hujan dengan rapat karena apabila tidak tertutup rapat bak tesebut dapat menjadi media yang sangat baik bagi perkembang biakan nyamuk aedes aegypti.
"Saya sangat berharap agar masyarakat tidak menganggap remeh mengenai masalah ini, karena jika hal-hal pencegahan ini tidak dilakukan bisa saja keluarga kita ataupun masyarakat yang berada disekitar lingkungan kita yang akan menjadi korban," jelasnya.***(adi)
"Musim hujan telah tiba, masyarakat Kota Dumai harus waspada terhadap penyakit demam berdarah akibat virus dengue yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti. Karena nyamuk tersebut berkembang biak pada musim penghujan seperti ini," kata Wawako Dumai, Senin (1/9/14).
Menurutnya, nyamuk aedes aegypti berkembang biak pada musim hujan. Untuk mencegah penyakit demam berdarah, masyarakat diminta melaksanakan gerakan 3M yaitu gerakan menguras, menutup, dan mengubur potensi sarang-sarang nyamuk aedes.
"Agar terhindar dari penyakit demam berdarah, masyarakat harus melakukan gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur sarang-sarang nyamuk aedes yang tujuannya adalah untuk memutus mata rantai perkembang biakan nyamuk," pintanya.
Tidak sekedar menghimbau, Dinas Kesehatan Kota Dumai terus mensosialisasikan bahaya demam berdarah. Selain itu pemerintah juga melakukan gerakan nyata untuk mencegah masyarakat terjangkit virus demam berdarah.
"Salah satunya membagikan bubuk abate geratis untuk membunuh jentik-jentik hingga melakukan pengasapan (Foging). Semua itu dilakukan agar masyarakat Dumai terhindari dari penyakit DBD pada musim penghujan seperti ini," tegasnya.
Wawako menegaskan, semua orang sudah tau tentang bagaimana pemberantasan sarang nyamuk ini, tinggal penerapannya saja yang belum dilakukan.
Seperti mengubur barang-barang yang bisa menampung air, menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air hujan dengan rapat karena apabila tidak tertutup rapat bak tesebut dapat menjadi media yang sangat baik bagi perkembang biakan nyamuk aedes aegypti.
"Saya sangat berharap agar masyarakat tidak menganggap remeh mengenai masalah ini, karena jika hal-hal pencegahan ini tidak dilakukan bisa saja keluarga kita ataupun masyarakat yang berada disekitar lingkungan kita yang akan menjadi korban," jelasnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda

