- Home
- Lingkungan
- PT Pertamina Dumai Kecewakan Ratusan Masyarakat Tanjung Palas
PT Pertamina Dumai Kecewakan Ratusan Masyarakat Tanjung Palas
Selasa, 04 Maret 2014 19:05 WIB
DUMAI - Aktifitas kilang minyak PT Pertamina Rifenery Unit (RU) II Dumai dinilai sudah mengancam keselamatan warga di sekitar wilayah operasional, terutama bagi warga Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. Pasalnya, sudah sering terjadi kebakaran dan ledakan di areal kilang.
“Keberadaan kilang Pertamina kini sudah merampas rasa aman warga di sekitar operasional kilang. Apalagi, dengan seringnya kejadian ledakan dan kebakaran di arela kilang,” ujar Despi Prianto, salah seorang warga Dumai, Selasa (4/3/14).
Menurutnya, sudah sering terjadi ledakan yang diikuti dengan kebakaran di kilang PT Pertamina Dumai. Kejadian ledakan dan kebakaran tersebut terjadi hampir setiap tahunnya.
Begitu juga semburan limbah B3, Debu Cooker, bau yang menyengat dan suara bising yang memekakkan telinga sampai di lingkungan masyarakat Kelurahan Tanjung Palas, Dumai.
Peristiwa dan ledakan terakhir terjadi pada 16 Februari 2014 lalu. Masyarakat sekitar wilayah operaional merasa terancam. Karena itu, masyarakat mengajukan tuntutan bagi pihak PT Pertamina agar memberikan jaminan rasa aman.
Namun, pada pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Lurah Tanjung Palas kemarin, tuntutan masyarakat tidak ditanggapi secara baik oleh pihak Pertamina.
Despi mengatakan GM Pertamina RU II Dumai Nyoman Sukadana yang hadir pada pertemuan tersebut tidak memberikan solusi terhadap tuntutan masyarakat.
Sikap sang GM tersebut jelas dinilainya sangat mengecewakan. Apalagi, sang GM mengaku tak punya kewenangan mengambil kebijakan, tapi harus menunggu pihak atasannya.
Sementara anggota DPRD Kota Dumai Dahril Qutni menilai PT Pertamina belum punya niat baik dalam menyikapi keluhan warga di sekitar wilayah operasional kilang minyak.
Menurutnya, hingga saat ini PT Pertamina belum mengajak pihak legislatif untuk duduk bersama mencarikan solusi terhadap tuntutan masyarakat.
“Seharusnya Pertamina Pusat merespon persoalan ini dengan cepat dan terlebih dulu datang ke Pemko Dumai dan DPRD Dumai untuk sama-sama mencari solusinya terbaik,” ujar dia.***(yus)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

