• Home
  • Sosial
  • Oknum Pengurus Golkar Riau Sebut Tuhan Terkekeh-kekeh

Lihat Umat Islam Shalat Minta Hujan,

Oknum Pengurus Golkar Riau Sebut Tuhan Terkekeh-kekeh

Selasa, 04 Maret 2014 19:06 WIB

DUMAI - Salah seorang oknum Pengurus Partai Golkar Riau Eddy Ahmad RM mengeluarkan statemen yang tak sedap terkait pelaksanaan Shalat Istisqa’ yang dilaksanakan ribuan umat muslim di Halan Kantor Gubernur Riau. 

Melalui jejaring sosilan FB, dia menulis: “Ribuan Umat Meminta Hujan kepada Allah. Tuhan terkekeh-kekeh”.

Statemen yang dipublikasikan ke khalayak ramai itu tentunya menimbulkan pro dan kontra. Ada yang menganggap biasa-biasa saja karena sang tokoh agak gila, alias senewen, dan ada pula yang menilai hal itu sebagai bentuk pelecehan terhadap ajaran agama Islam. 

Umat Islam di Kota Dumai menyesalkan pernyataan yang dinilai tak sepantasnya diucapkan salah seorang tokoh partai dan juga selaku tokoh media massa, serta juga Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kota Pekanbaru itu. 

“Pernyataan seperti itu tidak hanya melecehkan ajaran agama Islam, tapi juga sebagai bentuk meremehkan ribuan umat Islam dan para pejabat yang melaksanakan ibadah Shalat Istisqa’, yaitu shalat yang dianjurkan untuk meminta turunnya hujan,” ujar H. Ikhsan Fauzi, salah seorang umat Islam di Kota Dumai, Selasa (4/3). 

Ikut melaksanakan Shalat Istisqa’ pada kesempatan tersebut adalah Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, Sekdaprov Riau Zaini Ismail, serta para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Riau, pejabat di lingkungan pemerintah provinsi, dan ribuan warga, termasuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Bertindak sebagai Imam pada Shalat Istisqa’ yang dilaksanakan hari ini, Selasa (4/3), pukul 08.00 WIB adalah Drs. H. Zulfikar Malik, Lc, Ketua Ikatan Mesjid Indonsia (IKMI) Kota Pekanbaru. Sementara Khatib Drs. H. Saidul Amin, Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim. 

Menurut Ikhsan, ajaran agama Islam tidak boleh dibuat main-main, apalagi mengolok-olok. Karena itu, dia mengingatkan Eddy Ahmad RM untuk menyadari sikapnya yang salah, yang tak sesuai dengan tuntunan ajaran Islam.

Dia menambahkan, ajaran Islam memberikan jalan terhadap masalah yang sedang dihadapi umatnya. Bagi hambanya yang selalu bergelimang dosa, maka diberikan jalan untuk bertobat, dengan melaksanakan Shalat Sunnah Taubat. 

Bagi hamba yang ragu dalam menentukan pilihan, dianjurkan untuk Shalat Sunnah Istikharah. Bagi hamba yang memiliki keinginan, diberi jalan untuk meminta dengan melaksanakan Shalat Sunnah Hajat. 

“Bahkan, untuk terhindar dari bala bencana, dianjurkan Shalat Sunnah Tolak Bala’. Begitu pula bila melihat gerhana, juga dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Sunah, yang disebut dengan Shalat Sunnah Gerhana. Serta banyak lagi shalat sunnah lainnya, sebagai jalan untuk meminta pertolongan Allah SWT. Itulah kemulian agama Islam. Karena itu, jangan memperolok-olok agama,” kata H. Ikhsan.***(yus)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Sosial
Komentar