• Home
  • Lingkungan
  • Pemkab Kepulauan Meranti Tetap Lanjutkan Pembangunan Jalan Koridor

Pemkab Kepulauan Meranti Tetap Lanjutkan Pembangunan Jalan Koridor

Sabtu, 25 Januari 2014 12:35 WIB

SELATPANJANG - Program Pemkab Kepulauan Meranti menyoal pembangunan empat jalan koridor yang akan menjadi jalan lingkar dan merangkai kawasan niaga Meranti dengan daratan Pulau Sumatera, tetap akan dilanjutkan.
 
Sesuai dengan rencana awal, program pembangunan jalan koridor ini dilaksanakan setahap demi setahap di setiap tahun anggaran. Selain membutuhkan alokasi anggaran yang besar, kualitas target turut menjadi pertimbagan kenapa pelaksanaan pembangunan jalan koridor ini tidak langsung dilaksanakan melalui program pembangunan semenisasi jalan. 

Pengerjaan pembangunan empat jalan koridor ini dilaksanakan dengan menggunakan sistem tanah timbun. Bupati Kepulauan Meranti Irwan, MSi, Jumat (23/1) mengatakan, rencana pembanagunan empat jalan koridor tidak akan berubah. 

Kalaupun dalam tahap awal belum berjalan maksimal, hal ini dikarenakan adanya beberapa kendala tekhnis sudah kita evaluasi langkah untuk mengantisipasinya di tahun anggaran 2014 ini. 

“Tetap lanjut, baik pembangunan jalan koridor Melai-Kedaburapat, Lukun-Sungai Tojor, Bandul- Selat Akar maupun Alai – Mengkikip. Berbagai kendala tekhnis yang menjadi ganjalan pelaksanaan pada tahun 2013, sudah kita evaluasi dan insya Allah tahun 2014 ini kembali kita lanjutkan.Target kita, tahun 2015 tahap awal pembangunan empat jalan koridor ini sudah selesai dikerjakan” ungkap Bupati

Menurut Bupati,  dari empat program pembangunan jalan koridor yang sudah dilaksanakan pada tahun anggaran 2013, program pembangunan jalan koridor Melai – Kedaburapat yang belum berjalan maksimal realisasinya. 

Mengacu pada rencana masterplen pembangunan yang telah diprogramkan, serapan reakisasi pengerjaan pembangunan jalan Koridor Melai-Kedaburapat tidak bisa terserap secara maksimal karena berbagai persoalan tekhnis yang memang diakui cukup menyulitkan. 

Untuk pelaksanaan tahun anggaran 2014, sudah disusun beberapa kebijakan teknis dilapangan yang melibatkan instansi terkait agar pelaksanaan di tahun anggaran 2014 bisa berjalan lebih maksimal. 

Untuk itu, tidak ada persoalan yang mengharus program pembangunan koridor Melai – Kedaburapat harus  dibatalkan atau dihentikan. “Untuk tahun 2014, pembangunan jalan koridor Melai – Kedaburapat, tetap dilanjutkan. Besaran alokasi anggarannya, sama seperti anggaran tahun 2013, 15 miliyar rupiah dengan volume 6,8 kilo meter” beber Bupati.

Shering Anggaran Propinsi 2014

Menyinggung tindak lanjut program pembangunan jalan koridor Alai – Mengkikip menuju roro Kampung Balak via Tg. Buton Siak, Bupati Irwan, MSi mengatakan juga tidak ada persoalan. Sesuai dengan konsep awal, pembangunan jalan koridor Alai – Mengkikip ini tetap dilanjutkan melalui sinergi alokasi shering anggaran dengan pemerintah propinsi Riau. 

“Untuk tahun 2014 ini, kita akan mendapat shering anggaran dari APBD Riau untuk kelanjutan pembangunan jalan Alai – Mengkikip. Soal berapa besaran alokasi anggarannya, kita masih menunggu hasil verivikasi APBD Riau. Mudah-mudahan besaran sehering anggarannya benar-benar maksimal, diatas angka 50 miliar rupiah,” tandas Bupati Irwan, MSi.***(humas)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar