- Home
- Lingkungan
- Pemkab Meranti Lanjutkan Pembangunan Jalan Poros Bandul-Tanjung Pisang
Pemkab Meranti Lanjutkan Pembangunan Jalan Poros Bandul-Tanjung Pisang
Senin, 20 Januari 2014 14:16 WIB
SELATPANJANG - Untuk membuka akses keterisoliran puluhan Desa di Kecamatan Putri Puyu, Kecamatan Merbau, pembangunan jalan poros Bandul- Tanjung Pisang akan dilanjutkan kembali pada tahun anggaran 2014 ini oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kepastian dilanjutkannya kembali pembangunan jalan poros yang akan menghububngkan dua kecamatan di Pulau Padang ini, diungkapkan langsung Bupati Kepulauan Meranti Irwan, MSi, Senin (20/1/14) kepada riauheadline.com melalui telpon selulernya.
"Insya Allah, tahun anggaran 2104 ini, pembangunan jalan poros Bandul-Tg. Pisang kita lanjutkan. Masih ada 4,8 kilo meter lagi yang belum dibangun, dan masih berupa jalan tanah. Untuk itu, minimal kita membutuhkan Rp15 miliar rupiah lagi untuk kelanjutan pembangunan jalan ini” ungkap Bupati Irwan, MSi.
Menurut Bupati, pembangunan jalan poros Bandul – Tg. Pisang ini menjadi salah satu program prioritas pembangunan infrastruktur di tahun 2014 ini. Pembangunan jalan dengan spesifikasi pengerjaan base C ini, diharapkan mampu meningkatkan akses pembangunan infrastruktur di Pulau Padang.
Untuk tahap awal, pada tahun anggaran 2013 Pemkab Kepulauan Meranti telah mengalokasikan anggaran pembangunan jalan ini juga sebesar 15 miliar rupaiah dengan total volume 6,8 kilo meter. Dari hasil evaluasi pengerjaan dilapangan, proses pengerjaan pembangunan jalan poros Bandul – Tg.Pisang dengsan spesifikasi base C ini telah selesai dikerjakan.
Dengan demikian masih ada 4,8 kilo meter lagi yang tersisa yang akan dilanjutkan proyek pembangunannya pada tahun anggaranj 2014 ini. “Kalau dilihat dari hasilnya, seperti yang kita lihat hari ini. Ini merupakan pengerjaan base C, yang kita jadikan sebagai dasar peningkatan kualitas jalan poros yang akan menjadi jalan lingkar Pulau Padang nantinya.
Untuk itu, pada tahun ini akan dilanjutkan kembali, sehingga total panjang jalan yang dibangun mencapai 11,6 kilo meter. Dan pada tahun anggaranj 2015 akan dilanjutkan dengan spesifikasi pengerjaan base B-nya.
"Titik akhirnya, jalan ini kedepannya akan menjadi jalan lingkar yang menjadi bagian dari program merangkai pulau, kawasan niaga Meranti dengan Kabupaten Bengkalis dan daratan Sumatera di Kabupaten Siak” beber Bupati Irwan, MSi.
Sementara itu Camat Putri Puyu Fakgrurozi mengatakan, selesainya tahap awal pembangunan jalan Bandul – Tg.Pisang benar-benar memutus keterisoliran ribuan masyarakat kecamatan Putri Puyu, khususnya di Bandul- Selat Akar Merbau. Pengerjaan pembangunan jalan Bandul – Tg. Pisang ini tahap awal sepanjang 6,8 kilo meter dan telah selesai dikerjakan pihak rekanan melalui anggaran 2013.
Untuk sisanya, sepanjang 4,8 kilo meter masyarakat berharap, kembali dilanjutkan Pemkab Kepulauan Meranti tahun anggaran 2014 ini. “Kalau sisa sepanjang 4,8 kilo meter ini dilajnjutkan pembangunannya pada tahun 2014, jalan poros bandul-Tg. Pisang otomatis sudah terkoneksi hingga di ujung aspal.
"Dengan demikian, aktifitas waktu tenpung Bandul-Teluk Belitung akan semakin singkat, sekitar 40 menit. Ini akan menjadikan akses transportasi jasa dan barang semakin lancer. Harapannya, tentu akan semamin memudahkan akses pelayanan public dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkap Camat Putri Puyu tersebut.
Wakil Ketua Komisi II DPRD meranti H. Falzan Surachman mengatakan, pembangunan jalan poros Bandul-Tg. Pisang, harus dilanjutkan bila Pemkab Meranti memang ingin segera memutus rentang kendali akses pelayanan public di Pulau Padang.
Selain pembangunan jalan poros ini, Pemkab Meranti juga digesa mengalokasikan anggaran pembangunan jalan poros Mengkopot – Tg. Padang yang juga melibatkan sheiring dengan PT. RAPP.
Dengan direalisasikannya alokasi anggaran pembangunan dua jalan poros ini, akan menggesa terkoneksinya jaringan jalan lingkar di pulau terluar kaya akan minyak tersebut.
“Kalau untuk kelanjutan pembangunan jalan poros Bandul-Tg, Pisang, sudah menjadi prioritas dan harus dilanjutkan. Selain itu, pembangunan jalan poros Mengkopot-Tg. Padang juga harus dilajutkan. Kalau ini mampu dituntaskan, harapan untuk terkoneksinya akses jalan lingkar mengelilingi Pulau padang akan tercapai," katanya.
Agar lebih maksimal, selain melibatkan shering program dengan RAPP tidak tertutup kemungkinan juga Pemkab membangun sinergi dengan EMP. Dengan demikian, sewasta turut dilibatkan secara langsung dalam percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di daerah ini.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

