- Home
- Lingkungan
- Penyelesaian Tanah Konsesi Dumai Tunggu Presiden Baru
Penyelesaian Tanah Konsesi Dumai Tunggu Presiden Baru
Selasa, 15 Juli 2014 18:15 WIB
DUMAI - Wakil Walikota Dumai, Riau H Agus Widayat menyatakan, upaya pemerintah dalam penyelesaian tanah konsesi sejumlah kelurahan di daerah ini tinggal menunggu keputusan presiden terpilih nanti.
"Masalah ini sudah diujung tanduk, dan kita mesti bersabar menunggu presiden RI baru menjabat, karena penyelesaian ini telah sampai di Kementrian Sekretariat Negera," kata Agus, Selasa (15/7/14) di Dumai.
Dia menyebutkan, pemerintah kota Dumai terus komitmen dan bekerja sekuat mungkin agar masyarakat yang menduduki tanah konsesi tersebut tidak lagi kuatir dan kecemasan dengan penyelesaian cepat.
Karena itu, diharapkan kepada Presiden RI terpilih nanti agar dapat menyelesaikan permasalahan tanah konsesi ini karena sudah lama ditunggu dan menjadi momok menakutkan.
"Diharapkan juga kepada masyarakat untuk tetap tertib menunggu karena saat ini kita masih bekerja dan mengupayakan penyelesaian tanah konsesi ini," jelasnya.
Wawako juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar permasalah tanah konsesi dapat terselesaikan dengan secepatnya
"Tanpa doa bapak dan ibu sekalian dan seluruh masyarakat Kota Dumai, tidak ada apa-apanya didalam suatu perjuangan menyelesaikan permasalahan tanah konsesi tersebut," ujarnya.
Keberadaan tanah konsesi yang kini sudah menjadi pemukiman ribuan kepala keluarga tersebar di beberapa kelurahan di Dumai, diantaranya, Kelurahan Bumi Ayu, Teluk Binjai, Bukit Bathrem, Bukit Datuk dan lain sebagainya.***(zak)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

