- Home
- Lingkungan
- Petugas Kewalahan, Kebakaran Gambut Meluas di Bengkalis
Petugas Kewalahan, Kebakaran Gambut Meluas di Bengkalis
Kamis, 30 Januari 2014 18:41 WIB
BENGKALIS - Kebakaran lahan gambut di wilayah Kabupaten Bengkalis terus meluas dan menyebar di beberapa titik yang sulit ditempuh dan minimnya sumber air.
Kondisi itu, mengakibatkan Petugas Pemadam Kebakaran yang dikerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Damkar (BPBD-Damkar) Bengkalis kewalahan kendalikan api.
Kebakaran lahan gambut saat ini terjadi di perkebunan milik warga di Desa Sejangat, Kecamatan Bukitbatu terus meluas. Kemudian, di wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis juga dilaporkan sebanyak empat titik lokasi kebakaran.
"Untuk di Sejangat sudah sempat dipadamkan akan tetapi api kembali muncul karena kondisi panas dan angin kencang. Petugas tiga regu masih berada di sana untuk memadamkan api," ungkap Kepala BPBD-Damkar Moh. Jalal kepada wartawan, Kamis (30/1/14).
Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis, "ada empat titik terpisah dan lokasinya memang tidak dapat ditempuh petugas dengan mobil operasional, sumber air juga sulit diperoleh di lokasi. Petugas yang terbatas kami upayakan untuk tetap ke lokasi memadamkan api, bagaimanapun caranya," katanya lagi.
Jalal menghimbau kepada masyarakat, agar tidak melakukan pembakaran lahan pada saat musim cuaca panas dan angin kencang seperti kondisi sekarang.
"Kami berharap masyarakat tidak membakar ketika membersihkan atau mengolah lahan gambut. Karena lahan itu sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan apalagi seperti pada saat musim panas dan angin kencang," himbaunya.***(dik)
Kondisi itu, mengakibatkan Petugas Pemadam Kebakaran yang dikerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Damkar (BPBD-Damkar) Bengkalis kewalahan kendalikan api.
Kebakaran lahan gambut saat ini terjadi di perkebunan milik warga di Desa Sejangat, Kecamatan Bukitbatu terus meluas. Kemudian, di wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis juga dilaporkan sebanyak empat titik lokasi kebakaran.
"Untuk di Sejangat sudah sempat dipadamkan akan tetapi api kembali muncul karena kondisi panas dan angin kencang. Petugas tiga regu masih berada di sana untuk memadamkan api," ungkap Kepala BPBD-Damkar Moh. Jalal kepada wartawan, Kamis (30/1/14).
Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Bantan dan Bengkalis, "ada empat titik terpisah dan lokasinya memang tidak dapat ditempuh petugas dengan mobil operasional, sumber air juga sulit diperoleh di lokasi. Petugas yang terbatas kami upayakan untuk tetap ke lokasi memadamkan api, bagaimanapun caranya," katanya lagi.
Jalal menghimbau kepada masyarakat, agar tidak melakukan pembakaran lahan pada saat musim cuaca panas dan angin kencang seperti kondisi sekarang.
"Kami berharap masyarakat tidak membakar ketika membersihkan atau mengolah lahan gambut. Karena lahan itu sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan apalagi seperti pada saat musim panas dan angin kencang," himbaunya.***(dik)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

