- Home
- Lingkungan
- Pipa Minyak EMP Malacca Strait Bocor di Kurau
Pipa Minyak EMP Malacca Strait Bocor di Kurau
Rabu, 01 Januari 2014 20:36 WIB
SELATPANJANG - Pipa minyak milik Energi Mega Persada (EMP) Malacca Strait SA di Kurau Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti, mengalami kebocoran. Beruntung warga yang menemukan segera melapor ke perusahaan sehingga bisa langsung diperbaiki oleh perusahaan.
Kepala Humas Energi Mega Persada (EMP) Heru Hardono, dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/12/2013) siang menyatakan, kebocoran pipa di sumur MSJ-30 di lapangan EMP Malacca Strait SA sudah selesai ditangani.
Heru juga memastikan, kebocoran itu hanya di areal sumur dan tidak sampai keluar dari area sumur.
"Kebocorannya hanya selebar 1 meter persegi dan itu pun hanya di area sumur," tutur Heru.
Menurut Heru pula, tim EMP Malacca Strait langsung mengerjakan pipa tersebut begitu mendapat laporan dari warga. Penanganan yang cepat tersebut berkat hubungan dan kerja sama yang baik antara warga dan tim EMP Malacca Strait SA.
"Kita sudah menangani dengan cepat dan tadi malam (Minggu, 29 Desember 2013, red) kebocoran sudah selesai," terang Heru.
Sementara ketika ditanya penyebab kebocoran pipa minyak tersebut, pihak EMP Malacca Strait tidak bisa memastikan penyebab kebocoran.
Pihak EMP Malacca Strait mengklaim sering melakukan pengecekan pipa, hanya saja mereka tidak bisa mengecek setiap jam, sehingga ketika ditemui warga kebocoran tersebut sebelumnya EMP tidak mengetahui.
"Kebocoran seperti itu sudah biasa karena banyak faktor penyebab, apakah itu cuaca atau kena kayu, tak bisa dipastikan. Kita melakukan pengecekan setiap hari, namun ada jam-jam tertentu sepanjang pipa yang ada," ungkapnya.
Heru juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang cepat melapor. Menurutnya hubungan baik dengan warga selama ini menunjukkan hasil yang positif.
Ia juga berharap kalau masyarakat menemukan kejanggalan hendaknya langsung melapor ke perusahaan. Heru juga mengatakan bahwa tumpahan minyak mentah ini tidak membahayakan masyarakat maupun tanaman.
"Di dalam bahan mentah itu ada kandungan airnya juga yang cukup banyak, sehingga tidak membahayakan tumbuhan," ungkapnya. (fan/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

