- Home
- Lingkungan
- Presiden SBY Semangat Prajurit dan Ajak Warga tak Bakar Lahan
Tinjau Karhutla di Rimbopanjang Kampar,
Presiden SBY Semangat Prajurit dan Ajak Warga tak Bakar Lahan
Sabtu, 15 Maret 2014 19:41 WIB
PEKANBARU - Presiden Indonesi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melihat langsung lokasi kebakaran lahan di Desa Rimbopanjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (15/3/14) sore.
Presiden yang didampingi Menko Kesra Agung Laksono, Gubernur Riau Annas Maamun dan sejumlah pejabat penting lainnya disambut Bupati Kampar Jefry Noer.
Selama hampir 30 menit di lokasi, Presiden menemui sejumlah Prajurit Paskhas TNI AU dari Bandung, Jawa Barat yang ditugaskan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau. Kepada mereka, presiden menanyakan kesanggupan menjalankan tugas dengan baik.
"Pokoknya saya mau dalam waktu dua pekan ini sudah tidak ada lagi asap di Riau. Kalian tahu apa yang harus dilakukan," intruksi presiden. Para prajurit dengan sigap menyahut "Siap!.
Selain menyemangati prajurit TNI yang dikerahkan untuk pemadaman Karhutla, Presiden SBY juga sempat mendengarkan keluhan warga terkait musibah kabut asap. Kesempatan langkah tersebut digunakan beberapa warga untuk meluahkan perasaan.
"Tolonglah kami Pak Presiden. Kami sudah sakit gara-gara asap," keluh seorang warga sambil menangis. Sejumlah warga juga nampak menangis karena terharu bisa bertemu langsung dengan kepala negara.
Mendengar keluhan warga terebut, Presiden SBY berjanji akan melakukan yang terbaik untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Dalam kesempatan tersebut , presiden juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mencegah terjadinya musibah kabut asap. Caranya dengan tidak membakar lahan dan melarang orang yang melakukan pembakaran lahan.
Usai meninjau lokasi Karhutla di Kampar, Presiden SBY dan rombongan kembali ke Pekanbaru. Menuju Kediaman Gubernur Riau Annas untuk menginap di sana.***(ocu)
Presiden yang didampingi Menko Kesra Agung Laksono, Gubernur Riau Annas Maamun dan sejumlah pejabat penting lainnya disambut Bupati Kampar Jefry Noer.
Selama hampir 30 menit di lokasi, Presiden menemui sejumlah Prajurit Paskhas TNI AU dari Bandung, Jawa Barat yang ditugaskan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau. Kepada mereka, presiden menanyakan kesanggupan menjalankan tugas dengan baik.
"Pokoknya saya mau dalam waktu dua pekan ini sudah tidak ada lagi asap di Riau. Kalian tahu apa yang harus dilakukan," intruksi presiden. Para prajurit dengan sigap menyahut "Siap!.
Selain menyemangati prajurit TNI yang dikerahkan untuk pemadaman Karhutla, Presiden SBY juga sempat mendengarkan keluhan warga terkait musibah kabut asap. Kesempatan langkah tersebut digunakan beberapa warga untuk meluahkan perasaan.
"Tolonglah kami Pak Presiden. Kami sudah sakit gara-gara asap," keluh seorang warga sambil menangis. Sejumlah warga juga nampak menangis karena terharu bisa bertemu langsung dengan kepala negara.
Mendengar keluhan warga terebut, Presiden SBY berjanji akan melakukan yang terbaik untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Dalam kesempatan tersebut , presiden juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mencegah terjadinya musibah kabut asap. Caranya dengan tidak membakar lahan dan melarang orang yang melakukan pembakaran lahan.
Usai meninjau lokasi Karhutla di Kampar, Presiden SBY dan rombongan kembali ke Pekanbaru. Menuju Kediaman Gubernur Riau Annas untuk menginap di sana.***(ocu)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

