• Home
  • Lingkungan
  • Ratusan Kebun Warga Pergam Kecamatan Rupat Bengkalis Terbakar

Ratusan Kebun Warga Pergam Kecamatan Rupat Bengkalis Terbakar

Senin, 10 Maret 2014 13:52 WIB

BENGKALIS - Ratusan hektar kebun milik warga yang berada di Kelurahan Pergam Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis terbakar. Para warga pemilik lahan berusaha memadamkan api sejak sepekan terakhir. 

Belum diketahui asal sumber api, namun yang jelas kondisi kemarau di Kabupaten Bengkalis membuat lahan-lahan kosong dan perkebunan jadi amukan si jago merah.

"Kami sulit memadamkannya, karena air di areal perkebunan juga mengering. Banyak lahan di sana milik warga tempatan. Isi kebun itu tidak lain tanaman karet yang sudah panen, dan tanaman sawit," kata Toha, seorang warga, Senin (10/3/14).

"Di sana ada juga anggota bomba yang datang sebanyak empat mobil dari pusat tapi hanya di parkirkan disana langsung tidak di gunakan karena tidak dapat menempuh lokasi kebakaran," ujar dia melanjutkan.

Menurutnya, sampai hari ini warga masih berbaur dan bergotong royong untuk memadamkan api yang terus merembet sampai ke lahan di Desa- Desa Kecamatan Rupat. Bahkan ada sebagian warga yang bermalam di areal lokasi lahan, untuk menjaga dan terus berupaya memadamkan api.

Lurah Pergam Kecamatan Rupat Burhan terkait kebakaran itu, mengaku, kebakaran lahan di titik antara Simpang Salak dan Parit Bangkinan dalam kondisi parah. Rata-rata lahan yang terbakar milik warga yang berkebun karet (getah,red) dan sawit.

"Kita di bantu dengan masyarakat masih melakukan upaya pemadaman. Memang sedikit mengalami kesulitan untuk mendapatkan sumber air, karena musim kemarau," ungkapnya melanjutkan. 

"Akan tetapi dengan kerja keras masyarakat berusaha menggali sumur-sumur yang ada di areal dekat dengan kebun, mana yang ada air di sana masyarakat menempatkan mesin robin,” katanya.

Ia berharap dari kebakaran lahan ini. Karena, kebakaran lahan yang terjadi ini dikarenakan faktor alam. Kebakaran kebun milik masyarakat ini tidak di sengaja. 

"Apalagi sebagian lahan sudah ada yang ditanami getah siap panen dan sawit siap panen, banyak warga yang harus rela merugi dengan kondisi ini, dan tentunya saya ingatkan kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan dengan cara disengaja,” katanya.***(and)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar