Massa Pendemo Desak Bupati Bengkalis Perkada APBD 2014
Senin, 10 Maret 2014 13:50 WIB
BENGKALIS - Setelah berorasi didepan Kantor DPRD Bengkalis untuk menyampaikan tuntutannya terkait dengan lambannya pengesahan APBD Bengkalis Tahun 2014.
Massa pengunjung rasa yang tergabung dalam Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkalis melanjutkan aksinya Di Depan Kantor Bupati Bengkalis.
Sebelumnya, di depan kantor DPRD Bengkalis para pengunjuk rasa selain menyampaikan tuntutan terkait kinerja DPRD Bengkalis yang lamban dalam pengesahan APBD Bengkalis.
Para pengunjung rasa juga para penegak hukum untuk menuntaskan kasus dugaan penyimpangan dana Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga melibatkan para anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Dengan "Dana Aspirasi ".
Selain itu, pengunjuk rasa juga meminta kepada KPU Bengkalis untuk mencoret nama- nama calon legislatif yang diduga terlibat dalam kasus Korupsi.
Saat ini puluhan para pengunjuk rasa melakukan aksi didepan kantor Bupati Bengkalis untuk menyampaikan tuntutannya kepada Bupati Bengkalis.
Koalisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bengkalis melanjutkan aksi unjuk rasanya di Depan Kantor Bupati Bengkalis setelah berorasi dengan puluhan massanya di depan Kantor DPRD Bengkalis.
Didepan Kantor Bupati Bengkalis, Para Pengunjuk rasa menuntut Bupati Kabupaten Bengkalis Herliyan saleh segera melaksanakan Pengesahan APBD Tahun 2014 melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Setelah melakukan orasi didepan kantor Bupati Bengkalis, para pengunjuk rasa diterima Bupati Bengkalis melalui asisten I Amir Faisal. Menanggapi tuntutan oleh Koalisi LSM, pihak pemerintah akan menampung dan berjanji melaksanakan Perkada melalui peraturan yang berlaku.
"Kami menyambut baik aksi masyarakat Bengkalis untuk mempertanyakan maslah pengesahan APBD, Kami akan sampaikan permasalahan ini kepada pimpinan untuk melanjutkan pengesahan APBD Bengkalis melalui Perkada," ujar Amir Faisal.
Setelah tuntutannya di tanggapi, puluhan pengunjuk rasa membubarkan diri secara tertib dengan kawalan kepolisian.***(and)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

