- Home
- Lingkungan
- Warga Minta CPI Merawat Jalan Wonosobo di Duri
Warga Minta CPI Merawat Jalan Wonosobo di Duri
Jumat, 17 Januari 2014 14:43 WIB
DURI - Masyarakat bersama jajaran Pemerintahan Desa Harapan Baru dan Kecamatan Mandau, Bengkalis minta agar PT CPI bisa merawat Jalan Wonosobo dengan baik.
Pasalnya, ruas jalan khusus dibawah pengelolaan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) tersebut sangat dibutuhkan masyarakat setempat. Kalau CPI tak bisa merawat jalan itu dengan alasan tak diperlukan lagi untuk kegiatan operasional, alangkah bijaknya diserahkan saja ke masyarakat dan pemerintah daerah.
" Saya pernah bertanya ke Pak Sanusi, karyawan CPI. Kata beliau, jalan itu tidak digunakan CPI lagi. Kalau begitu serahkan saja ke masyarakat dan pemerintah daerah biar bisa diaspal. Menurut Pak Sanusi, prosesnya lama sebab harus izin SKK Migas dulu. Saya katakan, tak apa lama, yang penting bisa diurus," ujar Kades Harapan Baru, Tarmin, kemarin.
Diakui Tarmin, Jalan Wonosobo sangat diperlukan masyarakat Desa Harapan Baru. Selain warga, guru dan siswa pun tidak sedikit yang melintasi jalan tersebut setiap hari.
"Bisa saja warga memutar lewat Jalan Gajah Mada Kilometer 8. Tapi jaraknya jauh. Lagian, menurut pemuka masyarakat, jalan ini sengaja dibuat CPI untuk lalu lintas warga Desa Harapan Baru. Dulu warga kami lewat Gate 116 CPI. Karena telah dipagar, lalu lintas warga dialihkan CPI ke Jalan Wonosobo," jelas Tarmin.
Camat Mandau, H Hasan Basri saat dikonfirmasi mengaku, sudah menyampaikan masalah jalan ini ke PT CPI.
"Kata Pak Iwan Gaharu dari CPI, beberapa waktu lalu Chevron sudah memperbaiki jalan itu. Tapi karena hujan, rusak lagi akibat truk-truk yang lewat. Harapan kita, kalau memang jalan ini masih dipakai CPI, agar dirawat dengan baik sehingga warga pun senang lewat. Kalau tak dipakai lagi, lebih baik diserahkan saja ke Pemkab Bengkalis supaya peningkatan dan perbaikannya bisa diprogramkan," ujarnya.
Terkait harapan masyarakat dan pihak pemerintah terkait yang minta CPI merawat jalan itu secara rutin atau menyerahkannya kepada pemerintah daerah, Communication Specialist PT CPI, Yulia Rintawati yang dihubungi belum bisa memberikan kata jawaban yang memuaskan.
Dia mengaku akan mencari tahu dulu, apakah jalan ini masih dibutuhkan CPI untuk operasi atau tidak. Yang jelas sesuai Permen PU Nomor 11/PRT/M/2011 tentang Pedoman Penyelenggaraan Jalan Khusus, CPI selaku pengelola Jalan Wonosobo hanya punya tiga pilihan.
"Pertama, merawat terus jalan itu dengan baik dan rutin. Kedua, menyerahkannya kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Dan yang ketiga, menutupnya untuk kepentingan lalu lintas umum," jawabnya singkat.***(hen)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

