Bea Cukai Bagansiapiapi Rutin Periksa Kapal Ekspor
Sabtu, 05 Juli 2014 15:47 WIB
BAGANSIAPIAPI - Kapal ekspor yang memasuki wilayah perairan Rokan Hilir, Riau, tidak pernah luput dari pemeriksaan pihak Bea Cukai Bagansiapiapi, cek rutin dilakukan terhadap dokumen barang, barang bawaan penumpang dan barang bawaan anak buah kapal (ABK-red).
Meski dilakukan patroli rutin, kata Kepala Kantor Pelayanan dan Penindakan Bea Cukai (KPPBC) Bagansiapiapi, Agung Sapto, Kemarin, pihaknya mengaku sedang melakukan pemetaan terhadap jalur kapal ekspor yang datang dari luar wilayah perairan Rokan Hilir.
Menurutnya, pemetaan dilakukan untuk mengetahui kedatangan rutin (shiff over shiff) kapal-kapal tersebut. Jika tidak, lanjutnya, rute kapal akan sulit terpantau hanya dengan mengandalkan kedatangan rutin kapal.
"Shiff to shiff nya masih kita petakan. Kalau rutin biasanya kapal ekspor malaysia itu datang 3 hari sekali dan berlabuh di Pelabuhan Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas," ungkapnya.
Ketika ditanya adanya temuan narkoba dari barang bawaan ABK, Agung menjelaskan, sejauh ini pihak KPP BC Bagansiapiapi belum menemukan adanya narkoba dalam bawang bawaan kapal. Sebab, kapal yang datang dari Malaysia sudah dalam kondisi clean (bersih-red)
Guna mengantisipasinya, sebut Agung, pihaknya intensif melakukan operasi rutin mengawasi jalur perjalan kapal, termasuk daerah yan diniali rawan, seperti perairan Sinaboi, Panipahan, Kubu dan Pulau Jemur. Patroli yang dilakukan, kata Agung, dilakukan secara acak dan tidak ditentukan waktunya.
"artinya, waktunya tidak rutin tiap hari minimal seminggu sekali tetapi waktunya acak saja. Tidak ada jadwal khusus untuk lakukan patroli. Dan, jika BC mendapat informasi penting pihaknya akan melakukan pengembangan dan pemantauan," ujarnya.***(mcr-jar)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

