Pemkab Meranti Bangun Pelabuhan Sebagai Pintu Gerbang Perekonomian
Selasa, 30 September 2014 18:33 WIB
SELATPANJANG - Sebagai daerah kepulauan, Kabupaten Kepulauan Meranti membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai dalam pelayanan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan hingga dapat terlayani dengan baik. Karena, pesat dan tingginya persaingan di bidang perekonomian memerlukan strategi yang tepat dalam memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi yang ada.
Daerah yang dikelilingi oleh lautan, Kabupaten Kepulauan Meranti memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan terutama kegiatan ekspor impor lewat transportasi laut. Utamanya dalam pengembangan pemasaran produk penting Kabupaten Kepulauan Meranti yaitu sagu, karet dan lain sebagainya.
Pelaku bisnis pada umumnya memiliki orientasi membangun industrinya dekat dengan kawasan pelabuhan, karena hampir 80 persen distribusi barang menggunakan angkutan laut sehingga kawasan industri yang diintegrasikan dengan fasilitas ke pelabuhan menjadi potensi ekonomi yang sangat strategis dan signifikan. Pelabuhan harus dapat mengantisipasi dan mengikuti perkembangan yang berkaitan dengan tuntutan pelayanannya.
Hal ini pula yang mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang dipimpin oleh Bupati, Drs Irwan MSi untuk melakukan pengembangan dan peningkatan sarana prasarana berbasis transportasi laut dan perekonomian berupa fasilitas pelabuhan. Salah satu upayanya adalah dengan membangun pelabuhan bertaraf internasional di kawasan Dorak Selatpanjang.
"Pelabuhan Dorak merupakan bagian dari impian masa depan Kepulauan Meranti, yakni menjadikan daerah ini sebagai pintu gerbang kawasan ekonomi baru ke wilayah Pulau Sumatera. Nantinya, kawasan Pelabuhan Dorak ini akan menjadi lokomotif investasi di Kabupaten Kepulauan Meranti dan menjadi pusat ekonomi baru di Riau dan Nasional," kata Irwan.
Irwan melanjutkan, program pembangunan yang dilakukan dengan sharing anggaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Pemerintah Pusat ini, diharapkan sudah dapat beroperasi akhir 2015 mendatang dan mampu menampung seluruh aktivitas transit dan bongkar muat barang impor-ekspor.
"Kita optimis Kawasan Niaga Meranti (KNM) akan tumbuh pesat, menjadi jantung ekonomi daerah dan nasional masa depan," sebut Irwan.
Pemkab Kepulauan Meranti, imbuh Bupati Irwan, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 105 Miliar yang dianggarkan melalui APBD murni Kabupaten secara multiyears sejak tahun 2012 lalu. Untuk 2012 dialokasikan dana sebesar Rp 30,5 Miliar pada 2013 Rp 50 Miliar dan 2014 Rp25 Miliar.
Menurut Irwan, posisi pelabuhan yang strategis di jalur niaga Selat Malaka dan kawasan Golden Triangle, membuat pelabuhan mutlak dibutuhkan. Karena sebagai daerah kepulauan, seluruh aktivitas ekonomi di Kabupaten Kepulauan Meranti harus melalui pelabuhan.
Irwan menilai, sangat ironis bila Kepulauan Meranti tidak memiliki pelabuhan yang mampu menampung seluruh aktivitas pertumbuhan ekonomi, melihat pertumbuhan di kawasan ekonomi Selat Malaka, KEK Dumai, Batam, Natuna dan Tanjung Balai Karimun yang cukup tinggi intensitasnya.
Kepulauan Meranti, katanya lagi, menjadi pintu gerbang yang sangat strategis untuk menghubungkan kawasan-kawasan ekonomi ini dengan daratan Sumatera. Untuk itu, Irwan menyayangkan bila Kepulauan Meranti melepas peluang ini. "Potensi inilah yang menjadi pertimbangan mengapa pembangunan Dorak Port Selatpanjang ini terus digesa pembangunannya," katanya.
Mengenai ganti rugi lahan, Irwan menegaskan tidak ada lagi persoalan. "Kita tidak ingin pembangunan kawasan Dorak Port ini terbengkalai. Peletakan batu pertama merupakan titik awal dibangunnya Kawasan Niaga Meranti di masa depan. Kita optimis Selatpanjang akan berkembang pesat," jelas Irwan.
Hal sama juga diungkap mantan Gubernur Riau, H Wan Abubakar. Menurutnya, pembangunan kawasan Pelabuhan Dorak Selatpanjang merupakan program strategis baik dari sisi ekonomi maupun politik dan keamanan nasional Riau di masa depan.
"Kita yakin, kalau Kepulauan Meranti ini sudah terangkai dengan daratan Sumatera, Pelabuhan Dorak juga menarik kawasan niaga Selat Malaka ke Meranti. Pemerintah Pusat dan Riau harus memberikan perhatian dan dukungan anggaran untuk pembangunan Pelabuhan Dorak Selatpanjang ini," sebutnya.
Ketua LAMR Kepulauan Meranti, H Ridwan Hasan, menyampaikan wujud syukur atas pembangunan yang terus digesa oleh Pemkab Kepulauan Meranti. "Ini kemajuan yang luar biasa, besar hati kami dengan dibangunnya pelabuhan yang cukup komplit ini. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti berikan dukungan agar pembangunan ini bisa berjalan lancar," sebutnya.***(adv/hum/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

