DPR Minta Pemprov Riau Segera Mulai Pengerjaan Proyek Tol Pekanbaru-Dumai
Rabu, 11 November 2015 19:49 WIB
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia meminta kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk segera memulai pengerjaan proyek tol Pekanbaru - Dumai karena telah cukup lama terkatung-katung.
Wakil Ketua Komisi XI Bidang Keuangan DPR RI, Jon Erizal, mengatakan saat ini pembebasan lahan tol masih berada pada posisi sama yaitu sekitar 7 kilometer.
"Kami sudah sering bertemu dengan Pelaksana Tugas Gubernur Riau, supaya pengerjaan proyek tol ini digesa. Harapannya pembebasan lahan bisa naik sampai 24 kilometer dan segera ground breaking," katanya kepada seperti dikutip Bisnis, Rabu (11/11/2015).
Jon yang juga anggota legislatif asal Riau ini mengatakan bila pemerintah daerah sudah memulai pengerjaan proyek tersebut, tentu akan lebih mudah untuk melanjutkan pekerjaan tersebut bila dibandingkan belum dimulai sama sekali.
Pihaknya sebagai pemegang anggaran dan fungsi budgeting di bidang keuangan DPR juga telah menyetujui penyertaan modal negara (PMN) pada proyek infrastruktur tersebut.
Dengan upaya itu pihaknya berharap pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol di kawasan Pekanbaru–Dumai akan mendatangkan manfaat bagi daerah dan tentunya menggerakkan ekonomi setempat.
"Pembangunan yang dilakukan pemerintah hingga ke daerah-daerah termasuk di Riau memang bertujuan untuk itu, jadi ya kami sangat berharap pemprov bisa segera merelisasikan pengerjaan proyek tol ini," katanya.
Sebelumnya Pemprov Riau telah mengupayakan pertambahan pembebasan lahan tetapi masih terkendala akibat belum disahkannya rencana tata ruang (RTRW) oleh pemerintah pusat.
"Memang pemprov sudah coba menggesa supaya pembebasan lahan tol ini dipercepat, tetapi kendala utama yang dihadapi saat ini belum disahkannya RTRW," kata Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjulandi Rachman beberapa waktu lalu.
Adapun proyek jalan tol Pekanbaru - Dumai dengan panjang sekitar 135 kilometer tersebut akan melewati beberapa kabupaten Riau seperti Kota Dumai, Duri Kabupaten Bengkalis, Kandis dan Minas Kabupaten Siak, hingga Kota Pekanbaru.
Dari data terakhir pemprov, panjang lahan yang telah dibebaskan hingga saat ini mencapai 7,7 kilometer dari seluruh total panjang lahan proyek tersebut.
(rdk/bnc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026
-
Politik
Hilirisasi Sawit Jadi Sorotan DPR, BUMN Perkebunan Diminta Libatkan Masyarakat Lokal
-
Politik
DPRD Gelar Paripuran Hari Jadi Kota Dumai Ke-26 Tahun 2025
-
Sosial
10 Rumah Hangus Terbakar, 2 Anggota DPRD Dumai Langsung Salurkan Bantuan
-
Galeri Foto Banggar DPRD Bengkalis Bahas APBD Perubahan 2023
-
Ekbis
Ranperda Perubahan APBD Bengkalis Isinya Program Prioritas

