JCH Rohul Diminta Tidak Resahkan Virus MERS CoV
Minggu, 11 Mei 2014 11:23 WIB
ROKAN HULU - Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang sedang mengikuti Pra Manasik Haji di tingkat kecamatan, diimbau tidak merisaukan informasi merebaknya virus MERS CoV di Arab Saudi.
Kakan Kemenag Rohul Ahmad Supardi Hasibuan didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Elfalisman mengatakan beberapa waktu terakhir, media massa di Indonesia memberitakan tentang virus MERS yang ditengarai merebak di Arab Saudi dan telah memakan beberapa korban.
"Pemerintah selalu melakukan antisipasi sebelum jamaah calon haji diberangkatkan ke Arab Saudi. Pemerintah juga dipastikan akan melakukan kajian serius terhadap masalah ini, sebab pelaksanaan ibadah haji melibatkan beberapa instansi terkait seperti Kemenag sendiri, Kemenkes, Kemenlu, Kemenhub dan instansi lainnya," kata Ahmad Supardi, Sabtu (10/5/14).
"Oleh karena itu, kesehatan jemaah dipastikan terjamin. JCH pun harus memenuhi ketentuan mengenai vaksinasi sebelum berangkat menuju Arab Saudi. Pokoknya unsur kemaslahatan pasti akan menjadi pertimbangan utama dari pemerintah pusat, sebelum mengambil kebijakan pemberangkatan para JCH," jelasnya.
Pemeriksaan kesehatan para JCH Rohul, ujar Ahmad Supardi, akan dilaksanakan beberapa waktu ke depan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Rohul. Pemeriksaan tahap awal dilaksanakan di 16 Puskesmas kecamatan sesuai domisili wilayah JCH.
"Sedangkan pemeriksaan kesehatan tahap kedua akan dipusatkan di RSUD Pasirpangaraian," ujarnya.
Menurut mantan Humas Kanwil Kemenag Riau itu, beberapa penyakit yang sedang merebak di Arab Saudi berkaitan dengan gangguan saluran pernafasan seperti virus Corona maupun virus MERS CoV.
Diakuinya, upaya pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga perilaku higienis hidup sehat, pola makan terjaga, tetap mengenakan masker saat melaksanakan haji dan harus mengikuti vaksinasi sebelum diberangkatkan.
"Vaksinasi yang wajib diikuti jemaah calon haji adalah Meningitis, alangkah baiknya sekalian vaksinasi influenza," saran Ahmad Supardi.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

