KONI Riau Pertahankan Atlet Berprestasi

Minggu, 14 September 2014 13:52 WIB

PEKANBARU - Komite Olahraga Nasional (KONI) Riau akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan para atlet berprestasi dari "caplokan" daerah lain, di antaranya dengan mendesak KONI Pusat memperbaharui SK 57 tahun 2014 tentang mutasi atlet.

Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis, kemarin di Pekanbaru mengatakan pihaknya mendesak KONI memperbaharui SK tersebut karena menilai proses mutasi atlet sangat mudah, sehingga dapat merugikan daerah yang telah bertahun-tahun membinanya.

Dia mencontohkannya seorang atlet bisa dimutasi hanya dengan alasan sedang menempuh pendidikan atau mengikuti suami/istri. "Ini kan terlalu mudah. Padahal daerah asalnya sudah membutuhkan waktu lama untuk membina para atlet tersebut," jelasnya.

Emrizal mengatakan, membina atlet bukanlah pekerjaan mudah. Selain membutuhkan kerja keras dan waktu lama, juga mengeluarkan biaya cukup besar sampai atlet tersebut benar-benar berprestasi. "ketika atlet tersebut sudah berprestasi daerah lain seenaknya saja merekrutnya," ungkap dia.

Disebutkannya, selama ini mutasi atlet sering terjadi usai diselenggaranya Pekan Olahraga Nasional (PON). Para atlet tersebut banyak yang mutasi ke daerah-daerah di Pulau Jawa, sehingga akhirnya daerah Jawa saja yang lebih unggul.

beberapa atlet prestasi binaan KONI Riau sendiri juga banyak yang telah bermutasi ke daerah loain. Saat ini KONI Riau sedang berupaya mempertahankan dua atlet berprestasinya yakni I Gede Siman Sudartawa (atlet renang) dan Anang Yulianto (atlet menembak).***(mcr-din)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Olahraga
Komentar