Migrasi Warga Riau ke Elpiji 3 Kg Tak Terbendung
Minggu, 14 September 2014 13:51 WIB
PEKANBARU - Perkiraan banyak pihak bakal akan terjadi migrasi atau perpindahan penguna gas elpiji ukuran 12 Kg ke 3 kg setelah dinaikannya harga gas elpiji 12 kg, akhirnya terjadi juga, beberapa agen gas elpiji di Pekanbaru mengakui hal itu.
Asep, salah seorang agen gas elpiji di Kecamatan Sukajadi, mengatakan sejak dinaikkannya harga gas elpiji 12 kg, banyak konsumen memburu gas elpiji 3 kg. "Saat ini umumnya konsumen lebih banyak membeli gas elihi 3 kg," ujarnya, Sabtu (13/9) di Pekanbaru.
Disebutkannya, konsumen sudah enggan membeli gas elpiji 12 kg karena harganya sudah jauh lebih mahal dibandingkan gas elpiji 3 kg. Bayangkan saja, setelah gas elpiji 12 kg dinaikan, saat ini pihaknya menjual dengan harga Rp125.000 per tabung.
"Sedangkan untuk gas elpiji 3 kg hanya dijual dengan harga Rp15.000 pertabung. Dengan demikian untuk satu tabung gas elpiji 12 kg, bisa membeli sebanyak 8 tabung gas elpiji 3 kg. Makanya konsumen lebih suka membeli gas elpiji 3 kg," jelasnya.
Meski sudah terjadi migrasi pengguna gas elpiji 12 kg ke 3 kg, namun pihak PT Pertamina masih mengaku belum adanya migrasi tersebut. Sales Representatifd Domestic gas Pertamina Riau-Sumbar, Donny Brilianto menyebutkan pihaknya belum menerima laporan tentang migrasi itu.
Namun demikian, menurut dia, Disperindag kabupaten/kota Riau akan terus melakukan pengawalan atas dampak kenaikan harga gas elpiji 12 kg tersebut dan pengawasi pendistribusian gas elpiji 3 kg di setiap agen dan pangkalan resmi.***(mcr-putra)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

