PSPS Anggarkan Rp 5 Miliar Biayai Divisi Utama
Minggu, 16 Februari 2014 12:28 WIB
PEKANBARU - PSPS Pekanbaru, Riau, menganggarkan sekitar Rp5 miliar untuk membiayai kompetisi Divisi Utama PSSI 2014 setelah tidak ada lagi subsidi dari APBD setempat.
"Kami baru dapat sponsor Rp500 juta dari perusahaan peralatan olahraga dan harus mencari sponsor lagi," kata Manajer PSPS Deni Septiadi di Pekanbaru, Sabtu.
Dia mengatakan, pihaknya berupaya untuk mencari tambahan dengan berupaya mendekati sejumlah pimpinan perusahaan skala besar di Kota Pekanbaru.
Bahkan perusahaan pertambangan menggunakan dana asing yang beroperasi di Riau, seperti perusahaan sektor perkebunan, diharapkan bersedia menjadi sponsor PSPS.
Dalam perhitungan manajemen PSPS, dana yang dibutuhkan untuk satu musim kompetisi sekitar Rp4 miliar hingga Rp5 miliar.
Dana tersebut untuk akomodasi dan transportasi ke daerah lain saat pertandingan tandang serta pembayaran penginapan.
Selain itu, dana tersebut diperlukan juga untuk gaji dan kontrak dua pemain asing termasuk bagi sejumlah pemain lokal serta pelatih.
Namun pihaknya sudah berupaya untuk melobi pimpinan perusahaan skala besar yang beroperasi di Riau dan berharap mereka bersedia menjadi sponsor utama.
Pada kompetisi 2012-2013, PSPS menempati peringkat papan bawah sehingga harus turun kasta ke Divisi Utama. Salah satu penyebab karena kesulitan dana membiayai kesebelasan berjuluk "Askar Bertuah" itu.
Pada musim kompetisi 2014, pihak manajemen dan pelatih berupaya bangkit dengan merebut peringkat dan berusaha mengikuti pertandingan Liga Indonesia 2015.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

