- Home
- Pendidikan
- Bupati Kampar Minta Dibuatkan Kurikulum PAUD Khusus
Bupati Kampar Minta Dibuatkan Kurikulum PAUD Khusus
Minggu, 23 November 2014 16:51 WIB
KAMPAR : Kabupaten Kampar sebagai serambi mekahnya Provinsi Riau harus membentengi agama kepada generasi muda penerus bangsa sejak usia dini, karena pada usia tersebut anak-anak bagaikan selembar kertas putih.
"Baik dan buruk mereka tergantung pada didikan dari kita, untuk itu kita harus memaksimalkan pendidikan agama di kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini tersebut agar apa yang kita cita-cita dapat berjalan sesuai harapan," terang Bupati Kampar Jefry Noer, saat membuka acara Sosialisasi Paud bagi ibu-ibu PAUD Kecamatan dan Desa yang dilaksanakan di Ballroom Tiga Dara Hotel, Kubang Jaya, Kabupaten Kampar, Ahad (23/11/14).
Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jefry meminta agar dibuatkan kurikulum yang pas buat PAUD di Kabupaten Kampar ini, kita jangan hanya mencontoh program-program orang lain,"Buatlah program sendiri agar kita bisa menjadi lokomotif, buat kurikulum kita yang pas buat Kampar sebagai Serambi Mekkah," ujarnya.
Dikatakannya selain memaksimalkan program agama pada PAUD, para pendidik yang mengajar di jenjang PAUD juga harus diseleksi sebaik mungkin, karena peran para pengajar juga sangat vital dan menentukan untuk perkembangan dan keberhasilan peserta didik, pilihlah guru PAUD yang berakhlak baik dan juga berwawasan yang luas
"Jangan sampai yang menjadi pengajar PAUD orang-orang yang asal-asalan saja yang hanya menjadikan pekerjaan tersebut sebagai sebagai sambilan untuk mengisi waktu luang saja, artinya tidak serius dan menghayati pekerjaannya" ujar Jefry
Jefry juga mengingatkan, agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jangan jadikan tujuan hidup hanya sekedar mengejar materi saja, bila kita ikhlas, bayarannya yang sangat luar biasa akan datang dari Allah.
"Saat ini perilaku anak-anak sudah sangat luar biasa, banyak anak-anak yang tidak lagi menghargai orang tuanya, namun semua itu bukan 100 persen salah mereka akan tetapi juga salah orang tua yang memberikan makanan haram kepada anak kita, untuk itu sebagai orang tua kita harus mengoreksi diri mulai sekarang agar bisa memberikan makanan yang halal untuk anak kita agar mereka bisa menjadi anak yang baik,"ujarnya.
Ditambahkannya bahwa anak usia dini ibarat pondasi bangunan bagi rumah kita, untuk itu ajarkan mereka tentang kebesaran Allah, namun banyak orang beranggapan kalau hanya belajar agama saja kapan akan pintar, itu sangat salah, dengan mengenal Allah dan seluruh kebesarannya kita juga akan menjadi pintar
"Untuk itu kita harus merobah pola fikir kita dan anak-anak kita, ajarkanlah semua yang berkaitan dengan kebesaran Allah, insya Allah sejauhnya dia lari dari agama, dia akan kembali ke agamanya," ujar Jefry
Kepada Camat dan para Kades, Jefry meminta untuk peduli dangan Paud dan guru-gurunya, harus tau berapa paud yang ada ditempatnya, lihat keadaan paudnya, bagaimana kelasnya, bagaimana kesejahteraan guru-gurunya dan setelah itu ambil langkah untuk kemajuan paud dengan mencari bantuan dari perusahaan tempatan, karena kalau semua diharapkan dari pemerintah tidak akan bisa terakomodir secara maksimal
"Kalau kita semua sudah komit, Insya Allah nanti pendidikan kita akan sangat luar biasa karena pondasinya sudah kuat dan kalau ada yang mengajukan untuk paud di desa, Insya Allah akan saya setujui sepanjang untuk kemajuan Kabupaten kita," tuturnya.
Sementara itu Bunda Paud Kabupaten Kampar, Eva Yuliana Jefry mengucapkan terima kasih kepada seluruh Camat yang telah memberikan dukungan sehingga kita bisa mewujudkan 1 Desa 1 paud dan mendapatkan juara Pertama di tingkat Provinsi yang akan dibawa berlaga ditingkat Provinsi di Jogjakarta pada tanggal 4 sampai dengan 7 Desember nanti, semua itu tidak akan terwujud tanpa dukungan semua pihak.
Kepada seluruh bunda paud, Eva mengatakan, bunda PAUD masih banyak kekurangan apalagi bagi PAUD yang berada didaerah-daerah yang terpencil yang sangat jauh, seperti di Kampar Kiri Hulu, walaupun serba kekurangan dan apa adanya namun semangat para pengajar tidak menjadi surut untuk membina anak-anak kita tersebut, ini suatu kinerja yang sangat luar biasa walaupun tanpa ada dana
"Untuk memotivasi para bunda paud kecamatan, kedepannya kita akan melakukan penilaian Bunda Paud Kecamatan dan desa yang akan diberi penghargaan dihari ulang tahun Paud, mari kita berlomba-lomba memajukan paud kita karena generasi muda adalah cikal bakal SDM kita apalagi ditahun-tahun keemasan," ujar Eva.
(man/man)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Pendidikan
Kemenag Buka Bantuan Pesantren Sampai 4 Oktober 2021, Ini Syaratnya
-
Pendidikan
Surat Domisili Tidak Berlaku untuk Sistem Zonasi PPDB di Pekanbaru
-
Pendidikan
Legislator Riau Canangkan Program Pendidikan Gratis SMA se-derajat
-
Pendidikan
10 Cara Siasati Biaya Sekolah yang Makin Mahal
-
Pendidikan
Pelajar SDN 002 Bantayan Dapat Sosialisasi Bahaya Narkoba
-
Pendidikan
Kantor PDE Meranti Salurkan 101 Rak Buku ke Desa

