- Home
- Pendidikan
- Kemenag Meranti Gesa Peningkatan Kualitas Pendidikan
Kemenag Meranti Gesa Peningkatan Kualitas Pendidikan
Kamis, 13 Maret 2014 13:18 WIB
SELATPANJANG - Kementrian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti mengakui saat ini masih kekurangan tenaga pengawas untuk sekolah-sekolah madrasah dibawah nauangan Kemenag.
Hal ini dinilai sangat berpengaruh pada kualitas guru maupun siswa sebab, pengawas memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan layanan atau bantuan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru di dalam kelas yang pada gilirannya meningkatkan kualitas belajar siswa.
Namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Meranti bersedia membantu kekurangan tenaga pengawas ini, dalam rangka sama-sama menggesa peningkatan kualitas pendidikan di Meranti.
"Pengawas yang ada saat ini jumlahnya masih sangat terbatas, sementara sekolah madrasah yang ada sangat banyak. Inilah membuat tugas pengawasan tidak berjalan maksimal sehingga berdampak pada kualitas siswa maupun guru," ungkap Kepala Kemenag Meranti Drs Miskam Selamat MA, kemarin.
Ditambahkan Miskam, idealnya jumlah pengawas yang dibutuhkan 15 orang, sementara saat ini baru tersedia 1 orang.Dan untuk menutupi kekurangan tersebut.
Kemenag Meranti tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti untuk memperbantukan tenaga pengawas yang dimiliki Disdikbud ke sekolah-sekolah madrasah yang berada di bawah kewenangan Kemenag.
"Ini salah satu jalan bagaimana kekurangan pengawas tersebut bisa tertutupi, dan berapapun yang akan disdik bantu, kami siap menerima, untuk tahap awal 5 orang pengawas kami rasa sudah sangat membantu," sebut Kakanmenag Meranti ini.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti, Drs Bakhtiar MP mengatakan kesiapanya untuk menyediakan tenaga pengawas yang diperlukan oleh Kemenag Meranti.
Mengenai jumlah Rismawardi menyatakan akan disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki Disdik sendiri. Dengan dibantunya tenaga pengawas diharapkan kualitas pendidikan di madrasah bisa meningkat.
Persoalannya, selama ini kekurangan tenaga pengawas menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya kualitas pendidiklan di madrasah.
Hal ini terlihat dari hasil Ujian Nasional, dimana tingkat kelulusan dan nilai hasil UN sekolah madrasah masih tertinggal dan jauh dari harapan sehingga mempengaruhi persentase hasil kelulusan UN secara keseluruhan di Meranti.
"Tidak bisa dipungkiri, jika melihat hasil UN, memang yang banyak tidak lulus adalah siswa-siswa dari sekolah madrasah. Jika dihitung secara umum dengan sekolah umum, hasil tersebut berpengaruh pada peringkat Meranti sendiri dalam pencapaian hasil UN," jelasnya.***(fan)
Hal ini dinilai sangat berpengaruh pada kualitas guru maupun siswa sebab, pengawas memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan layanan atau bantuan untuk meningkatkan kualitas mengajar guru di dalam kelas yang pada gilirannya meningkatkan kualitas belajar siswa.
Namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Meranti bersedia membantu kekurangan tenaga pengawas ini, dalam rangka sama-sama menggesa peningkatan kualitas pendidikan di Meranti.
"Pengawas yang ada saat ini jumlahnya masih sangat terbatas, sementara sekolah madrasah yang ada sangat banyak. Inilah membuat tugas pengawasan tidak berjalan maksimal sehingga berdampak pada kualitas siswa maupun guru," ungkap Kepala Kemenag Meranti Drs Miskam Selamat MA, kemarin.
Ditambahkan Miskam, idealnya jumlah pengawas yang dibutuhkan 15 orang, sementara saat ini baru tersedia 1 orang.Dan untuk menutupi kekurangan tersebut.
Kemenag Meranti tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti untuk memperbantukan tenaga pengawas yang dimiliki Disdikbud ke sekolah-sekolah madrasah yang berada di bawah kewenangan Kemenag.
"Ini salah satu jalan bagaimana kekurangan pengawas tersebut bisa tertutupi, dan berapapun yang akan disdik bantu, kami siap menerima, untuk tahap awal 5 orang pengawas kami rasa sudah sangat membantu," sebut Kakanmenag Meranti ini.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti, Drs Bakhtiar MP mengatakan kesiapanya untuk menyediakan tenaga pengawas yang diperlukan oleh Kemenag Meranti.
Mengenai jumlah Rismawardi menyatakan akan disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki Disdik sendiri. Dengan dibantunya tenaga pengawas diharapkan kualitas pendidikan di madrasah bisa meningkat.
Persoalannya, selama ini kekurangan tenaga pengawas menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya kualitas pendidiklan di madrasah.
Hal ini terlihat dari hasil Ujian Nasional, dimana tingkat kelulusan dan nilai hasil UN sekolah madrasah masih tertinggal dan jauh dari harapan sehingga mempengaruhi persentase hasil kelulusan UN secara keseluruhan di Meranti.
"Tidak bisa dipungkiri, jika melihat hasil UN, memang yang banyak tidak lulus adalah siswa-siswa dari sekolah madrasah. Jika dihitung secara umum dengan sekolah umum, hasil tersebut berpengaruh pada peringkat Meranti sendiri dalam pencapaian hasil UN," jelasnya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

