Miris, SMPN 9 Mandau Belum Nikmati Listrik PLN

Selasa, 06 Mei 2014 15:57 WIB

DURI - Miris, itulah kiranya yang pantas ditujukan buat SMPN 9 Mandau yang sejak pertama kali dibangun pada Tahun Ajaran 2003 - 2004, hingga kini sama sekali belum dialiri listrik negara.

Akibatnya, ratusan siswa dan puluhan pendidiknya harus merasakan listrik hanya melalui mesin diesel dengan biaya bahan bakar minyak (BBM) mencapai Rp900 ribu hingga Rp1,5 juta setiap bulannya.

Hal tersebut diungkapkan Sang Kepala Sekolah Latifah Hanum, Selasa (6/5/14) di ruang kerjanya. "Setiap tahun saya selalu ajukan proposal dan saya perbaharui dengan harapan listrik akan menerangi dan mendukung proses belajar-mengajar di sekolah ini, tapi sampai saat ini belum juga ada hasilnya," keluhnya.

Sementara saat dirinya mencoba berkomunikasi dengan pihak Biro Perusahaan Listrik Negara (PLN), pihaknya harus menyediakan dana hingga ratusan juta rupiah yang meliputi tiang jaringan sebanyak 12 tiang serta trafo. Itu dirasa sangat berat.

"Jika hanya di bawah dua puluh juta, kami mungkin merasa sanggup dengan dibantu dana BOS yang ada, namun jika sampai ratusan juta rupiah, manalah kami sanggup," tambahnya.

Hingga kini, sekolah yang hanya berjarak 400 meter dari bibir Jalan Siak, Desa Balai Makam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis itu, hanya dapat bermimpi akan dialiri listrik negara, sementara masih ada sejumlah sekolah yang letaknya lebih jauh dari titik jaringan tiang PLN, namun dapat menikmati aliran listrik.***(hen)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar