• Home
  • Pendidikan
  • Pelajar SMAN 2 Dumai Gelar Unjuk Rasa Pertahakan Kepsek Lama

Pelajar SMAN 2 Dumai Gelar Unjuk Rasa Pertahakan Kepsek Lama

Jumat, 10 Januari 2014 12:47 WIB

DUMAI - Aksi demo pelajar SMA bukan terjadi di Kabupaten Siak saja menuntut tidak ingin kepala sekolahnya diganti. Kini ratusan pelajar SMA Negeri 2 Dumai berbondong-bondong mengelar aksi unjuk rasa yang sama. Mereka demo bukan berati ada masalah dengan lingkungan sekolahnya, melainkan ingin mempertahankan kedudukan kepala sekolahnya yang kini posisinya di ganti dengan yang lain.

Suasana demostrasi ribuan pelajar SMA Negeri 2 Dumai, masih berlanjut di halaman gedung Pendopo jalan Putri Tujuh Dumai, Jumat (10/1/14). Mereka tetap bersikeras meminta batalnya pelantikan kepsek baru yang sedang berlangsung di dalam gedung.

Berbagai pencerahan disampaikan kepada ribuan pelajar oleh pihak kepolisian agar para pelajar tenang. Bahkan puluhan aparat kepolisian disiagakan agar ribuan pelajar tidak memasuki gedung tempat dilaksanakannya kegiatan pelantikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai.

Di luar gedung ini, ribuan siswa berorasi menuntut dibatalkannya pelantikan kepsek mereka. "Kami tidak mau kepala sekolah baru, kepala sekolah yang sekarang sangat mendukung kegiatan kami," teriak ribuan pelajar ini.

Mereka juga menilai pergantian kepala sekolah ada faktor lain yaitu ada pihak lain yang iri. "Aksi demo ini untuk menuntut dibatalkannya pelantikan kepala sekolah. Selain itu kami curiga digantinya Kepala Sekolah lantaran ada pihak-pihak lain yang tidak senang dengan ibu Evi, ' ujar Koordinator aksi ini, Lewi.

Sementara dari keterangan salah satu guru yang enggan disebutkan namanya, ia juga menduga ada pihak lain yang iri dengan kedudukan Kepala Sekolah SMAN 2 Dumai. Pasalnya pelantikan kepala sekolah terkesan mendadak.

"Kami dan pelajar mengetahui ada rotasi Kamis malam kemarin, dan kami hanya ingin mengetahui apa kesalahan Kepala Sekolah kami. Kenapa harus diganti? Kami menilai Kepala Sekolah kami sudah melakukan yang terbaik,' terangnya didampingi pelajar SMAN 2 Dumai.

Lanjutnya, "Jika tetap diganti, kami guru dan pelajar akan mogok mengajar dan belajar, karena kami khawatir Kepala sekolah yang baru belum tentu mendukung seluruh program pendidikan di SMAN2 Dumai," ancamnya.

Mereka juga menyebut Kepsek SMAN 2 Dumai, Evi Suryani yang menjabat sejak 2008 telah berhasil mengantarkan Dumai masuk 3 besar kategori pendidikan terbaik di Riau. Mereka tidak ingin bila harus digantikan dengan kepsek baru. 

Bahkan mereka menilai pergantian kepsek ini terlalu mendadak dan disinyalir ada yang iri terhadap kepsek mereka selama ini. "Aksi demo ini untuk menuntut dibatalkannya pelantikan kepala sekolah. Dan diikuti ribuan pelajar SMAN 2 Dumai mulai kelas 1 hingga Kelas 3. Dan aksi yang kami lakukan murni tanpa ada provokasi dari pihak lain," sebutnya.

Lanjutnya, keputusan mereka menolak pergantikan kepala sekolah karena mereka menilai kepala sekolah yang lama sangat mendukung seluruh kegiatan di SMAN 2 Dumai. "Selain itu kami curiga digantinya Kepala Sekolah lantaran ada pihak-pihak lain yang tidak senang dengan ibu Evi. Jadi kami menuntut Kepala Dinas Pendidikan untuk membatalkan pelantikan Kepala sekolah yang baru," pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Pendidikan
Komentar