SMPN 2 Dumai Laksankasan UN Berbasis CBT

Minggu, 03 Mei 2015 18:37 WIB
DUMAI - Menghadapi Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTS) sederajat yang akan dimulai pada Senin (4/5) hingga Kamis (7/5) mendatang, SMP Negeri 2 Dumai akan menjadi satu-satunya sekolah tingkat SMP di Kota Dumai yang akan melaksanakan ujian berbasis online menggunakan sistem Coimputer Based Test (CBT).

Tak hanya akan menjadi satu-satunya sekolah tingkat SMP yang akan melaksanakan UN menggunakan sistem CBT di Kota Dumai, SMP Negeri 2 Dumai juga akan menjadi satu-satunya sekolah yang akan melaksanakan ujian berbasis online menggunakan sistem CBT di Provinsi Riau.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Dumai H.Sya'ari, SMP N 2 Dumai akan menjadi satu-satunya sekolah tingkat SMP/MTS sederajat yang akan melaksanakan UN menggunakan sistem CBT dengan jumlah komputer yang disediakan sebanyak 80 unit serta beberapa unit lainnya sebagai komputer cadangan.

"Pada Senin (4/5) mendatang, sebanyak 137 siswa SMP N 2 Dumai akan mejalani UN berbasis online menggunakan sistem CBT. Sebelumnya, pada 2 minggu lalu Dinas Pendidikan bersama SMP N 2 Dumai telah melaksanakan uji coba dan tryout menggunakan sistem CBT, dan alhamdulillah semua berlangsung lancar tanpa ada kendala yang berarti," kata Kadisdik, Sabtu (2/5) usai upacara peringatan Hardiknas tahun 2015.

Tak hanya itu, guna meminimalisir berbagai kendala yang sebelumnya telah dialami oleh pengguna CBT tingkat SMK, SMP N 2 Dumai juga telah menyiapkan genset dan komputer jaringan serta tekhnisi. "Hal tersebut guna meminimalisir adanya kendala jaringan yang terganggu dan listrik yang mengalami penurunan daya ataupun listrik padam," katanya.

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan Kota Dumai juga telah menyurati Perusahaan Listrik Negara (PLN) cabang Kota Dumai, untuk tidak mengadakan pemadaman ataupun pemutusan arus listrik selama proses UN khususnya pengguna sistem CBT berlangsung.

"Tak hanya Kota Dumai, sebelumnya Kementrian Pendidikan RI juga telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama PLN pusat guna mensukseskan kegiatan UN yang memang dilaksanakan secara Nasional," katanya.

Sementara terkait program yang akan dikembangkan oleh Pemko Dumai mengenai pengadaan UN berbasis online menggunakan sistem CBT, dikatakan Kadisdik kedepannya sistem CBT akan terus dikembangkan di Kota Dumai.

"Kedepannya, secara bertahap Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan Kota Dumai akan mengembangkan penggunaan dan pelaksanaan UN berbasis online menggunakan sistem CBT, bila tahun ini hanya beberapa SMK yang menggunakan sistem CBT, ditargetkan agar tahun depan seluruh SMK Kota Dumai telah menggunakan sistem CBT," katanya. 

"Bila ditahun ini belum ada SMA yang menggunakan sistem CBT, maka ditargetkan ditahun depan sudah ada beberapa SMA yang sudah menggunakan sistem CBT. Dan bila ditahun ini hanya ada satu SMP yang menggunakan sistem CBT, ditargetkan ditahun 2016 mendatang sudah ada beberapa SMP yang melaksanakan UN menggunakan sistem CBT," tutupnya.

Meski telah melakukan beberapa alternatif cadangan, beberapa kendala saat melaksanakan UN berbasis online menggunakan sistem CBT masih sering dialami, baik itu dari segi jaringan maupun arus listrik yang sering mengalami penurunan daya. 

Untuk itu, Pemko Dumai melalui Disdik dan Sekolah terkait mesti melakukan antisipasi dan alternatif cadangan semaksimal mungkin, guna meminimalisir berbagai kendala. 

(adi/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar