3 Hari Pleno, KPU Dumai Dinilai Tak Maksimal Gelar Pileg 2014
Selasa, 22 April 2014 10:32 WIB
DUMAI - Selama tiga hari dilaksanakan rapat pleno rekapitulasi suara pemilu legislatif (Pileg) 2014 hingga kini belum tuntas, merupakan bentuk tak maksimalnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai dalam menyelenggarakan pesta demokrasi rakyat pada 9 April lalu.
Muhammad Nasaruddin, seorang tokoh politik di Dumai mengatakan, bahwa kinerja KPU Kota Dumai pada tahun ini tidak berjalan maksimal. Buktinya saja, pelaksanaan pleno rekapitulasi saja belum kelar dan masih banyak menimbulkan protes dari sejumlah saksi partai politik.
"Ini sudah jelas kinerja KPU Dumai tak maksimal. Dan ketegasan KPU Dumai saja bisa dilihat saat menggelar pleno. Bentuk ketegasan saja tidak ada, sekali mendapatkan protes rapat pleno di skor sementara," ujar dia mengomentari persoalan pleno KPU Dumai yang belum tuntas, Selasa (22/4/14).
Bukan itu saja, kejanggalan dalam pesta demokrasi di Kota Dumai ini sekamin nampak jelas dengan belum tuntasnya rapat pleno yang kabarnya berpindah lokasi di gedung Media Center, Jalan Putri Tujuh Dumai Timur dan sebelumnya dilaksanakan di Hotel Comfort Dumai.
"Pasti rekapitulasi suara pileg ada yang bermasalah sehingga belum tuntas hingga sekarang ini. Ini merupakan gambaran buruk di tubuh KPU Dumai yang tidak memiliki kepercayaan diri dalam bertindak tegas sebagai penyelenggara pesta demokrasi rakyat," beber Nasaruddin.
Sementara politisi PDI Perjuangan, Tito Gito beberapa hari ini menulis komentar pedas di akun jejaring sosial facebook. Dalam statusnya, Tito mengatakan betul-betul kacau balau pelaksanaan penghitungan suara di Kelurahan Jaya Mukti, Bukit Batrem, Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.
"Hasil dari TPS, PPS, PPK Kecamatan Dumai Timur datanya kacau dan berantakan. Menunggu apalagi Panwaslu dan KPU. Untuk dapat segera penghitungan ulang di 128 TPS di Kecamatan Dumai Timur. Jangan Tutup Mata, mari kita tegakkan keadilan dan kebenaran," jelasnya.
Kemudian, politisi yang memiliki jurus politik mantap di Kota Dumai dan selalu memenangkan seseorang menjadi kepala daerah di Dumai ini kembali membuat setatus dengan tulisan yang mengindikasi adanya kursi hasil kejahatan yang dilakukan para caleg.
"Ya Allah,,lindungilah PDI Perjuangan Dumai dari kursi hasil kejahatan. Kami semua warga partai tidak menginginkan adanya kursi hasil kejahatan. Kepadamu ya Allah kami mohon pertolongan. Semoga kejahatan tetap dapat dikalahkan oleh kebenaran. Amin ya Allah," tulisnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

