Batal Cetak Formulir, KPU Riau Akan Lakukan Upaya Hukum
Jumat, 21 Maret 2014 07:42 WIB
PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau berencana melakukan upaya hukum terkait dengan masalah pembatalan pencetakan formulir Pemilihan Legislatif (Pileg) secara sepihak oleh pemenang tender.
"Saat ini Komisioner Bidang Hukum dan Pengawasan Ilham sedang di Jakarta untuk mengkaji upaya hukum terhadap penyedia formulir yang membatalkan sepihak. Terlebih dahulu dihitung kerugian KPU Riau," kata Ketua KPU Riau Nurhamin di Pekanbaru, Kamis.
Menurut dia, kejadian seperti itu akan dianalisis untuk mengetahui penyebab dan faktor mundurnya perusahaan penyedia jasa. Apabila telah terpetakan kerugian-kerugian KPU Riau, maka akan segera dilakukan upaya hukum.
Dia mengaku sangat terkejut atas pembatalan tersebut mengingat formulir adalah satu-satunya logistik yang belum didistribusikan. Pihaknya telah mendistribusikan sampul, kotak dan bilik suara yang merupakan tanggung jawab pengadaan di KPU Riau.
"Ini diluar dugaan, untung saja pemenang tender urutan kedua telah menyanggupi akan mencetak dengan ujung kontrak sampai tanggal 6 April. Namun kita berharap tanggal 30 Maret sudah bisa didistribusikan," katanya.
Ia menilai pembatalan yang dilakukan oleh pihak ketiga yang selaku pemenang tender tersebut sangat tidak masuk akal. Sebab pengadaan formulir bukanlah proyek biasa, namun untuk kepentingan negara yakni pemilu yang tidak bisa diundur.
Pemenang tender itu CV Dwi Cipta Grafindo dengan wilayah percetakannya berada di Jakarta. Setelah menyatakan mundur, maka secara otomatis pengadaan ditawarkan ke pemenang kedua yakni Ceria Riau Mandiri Printing yang berlokasi di Pekanbaru.
Kasubag Umum dan Logistik KPU Riau Khoiril Fahmi menyatakan alasan pengunduran diri pihak ketiga sangat di luar dugaan. Mereka mengaku tidak sanggup dalam mendistribusikan ke 12 kabupaten/kota di Riau.
"Mereka berpikir Riau itu cuma Kota Pekanbaru. Padahal, sebelum teken kontrak mereka menyatakan sanggup. Namun tiba-tiba saja dibatalkan," katanya.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kecelakaan Kapal Pekerja Migran di Pulau Rupat, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Pendidikan
Hari Pramuka ke-65, Logo dan Tema Resmi 2026
-
Politik
DPRD Riau Masuk Tahap Akhir Penanganan Parisman dan Indra Gunawan
-
Ekbis
BRK Syariah Didorong Jadi Mitra Perbankan Perusahaan di Riau
-
Pendidikan
Keracunan MBG di Dumai, 45 Siswa Dirawat
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

