Bupati Rohil Lepas Peserta Deklarasi Kampanye Damai 2014
Minggu, 16 Maret 2014 11:35 WIB
BAGANSIAPIAPI - Plt. Bupati Rokan Hilir Suyatno, melepas kirab (karnaval, red) deklarasi kampanye damai partai politik peserta Pemilu Legislatif 2014. Dia yakin, masyarakat Rohil yang heterogen dan banyak permasalahan, bisa menyelesaikan pemilu legislatif secara damai.
Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera, Sabtu (15/3/14) sore, dan kirab dimulai di Jalan Merdeka, diteruskan ke Jalan Pahlawan, Jalan Bangko, Jalan Perwira dan selesai kembali di Jalan Merdeka, depan kantor bupati.
Parpol peserta pawai membawa berbagai atribut, mulai dari barongsai, mobil ambulance, maskot, bendera, sepeda motor, becak motor, mobil bergambar caleg, program-program partai, marching band, sampai spanduk.
Sebelum kirab dimulai, dilakukan pembacaan ikrar deklarasi kampanye damai oleh perwakilan partai politik, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi tersebut, ikut membubuhi tanda tangan, unsur forkopimda.
Dalam sambutannya, Suyatno meyakini, masyarakat Rokan Hilir yang heterogen, banyak persoalan yang dihadapi, bisa diselesaikan secara damai.
"Begitu juga menghadapi pemilu legislatif ini, saya yakin dan percaya, masyarakat Rokan Hilir pasti kompak, hanya berbeda warna saja, tapi tujuannya, satu, bagaimana ini nanti, Rokan Hilir ini bisa maju, bersaing dengan kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Riau ini," katanya.
Di tempat yang sama, Kapolres Rokan Hilir AKBP Tonny Hermawan R, S.Ik, dalam sambutannya mengatakan, masing-masing tahapan pemilu, polri diberi kewajiban melakukan pengamanan, sehingga masing-masing tahapan ini, sudah direncanakan pengamanannya.
"Kekuatan personilnya, peralatan, sarana prasarana, termasuk tata caranya, jadi bagaimana kita mengamankan logistik, kemudian pada saat distribusinya, pemungutan, tahap pencoblosan, serta penghitungan, sampai dengan tahap pelantikan, dan ini akan berlanjut sampai nanti, pemilu presiden dan wakil presiden," tegasnya.
Dalam pada itu, Ketua KPU Rohil Azhar Sakban melaporkan, caleg untuk tingkat kabupaten, ada 498 orang, sementara kursi hanya 45 orang.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

