Bupati Siak Bagi-bagi E-KTP untuk Pemilih Pemula
Selasa, 08 April 2014 12:03 WIB
SIAK - Bupati Siak diduga telah membagi-bagikan E-KTP untuk siswa setingkat SLTA menjelang pemungutan suara Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014. Namun, E-KTP yang dibagi-bagikan tersebut sepertinya salah sasaran, disinyalir siswa yang belum genap berusia 17 tahun juga mendapatkannya.
Dugaan mobilisasi massa ini diperkuat dengan status Facebook dengan nama akun Fauzi Asni Ohm. Warga Siak meyakinkan, akun tersebut milik Asisten I Sekdakab Siak Fauzi Asni. Hal itu diperkuat dengan tampilan fotonya.
Dalam statusnya, Fauzi menyatakan agar para Camat se-Kabupaten Siak menarik kembali E-KTP yang sudah terlanjur dibagi-bagikan pada anak SLTA berumur di bawah 17 tahun. Ia meminta, supaya seluruh Kepala UPTD Pendidikan meneruskan SMS tersebut ke Kades, Kasek SLTA dan guru.
Lebih tegas, Fauzi menulis agar siswa-siswa tersebut membawa KTP-nya pada Selasa pagi (Hari ini) tanggal 8 April 2012. Namun, tahun dalam batas waktu yang ia sebutkan sepertinya salah. Sebab, tanggal 8 April 2012 bukanlah hari Selasa, namun jatuh pada hari Minggu.
Sebagaimana dilansir dari goriaucom, jika siswa tidak membawa, lanjut Fauzi, maka pihak sekolah meminta siswa untuk menjemput. Menurut Fauzi, penarikan E-KTP sesuai dengan surat Bupati Siak.
Dengan beredarnya postingan status Fauzi Asni ini, menghebohkan masyarakat Kabupaten Siak. Warga bertanya-tanya, ada apa dengan E-KTP? Kenapa bisa siswa yang belum cukup umur mendapatkannya?
"Kami meminta pihak-pihak terkait seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan oknum-oknum lain yang telibat," ujar Ibrahim. Ibrahim dan warga lain menyayangkan peredaran E-KTP di kalangan siswa yang belum cukup umur.
Selain itu, Ibrahim juga meminta pemerintah bersikap netral dalam pelaksanaan Pileg yang tinggal menghitung jam. Sebab, dengan adanya peredaran E-KTP tersebut diindikasikan adanya permainan pemerintah.
Walau demikian, Ibrahim mendukung penuh tindakan Pemkab Siak yang menarik E-KTP. Tindakan tersebut dinilai pantas dan harus dilakukan. "Kami mendukung penarikan E-KTP ini, supaya tidak timbul spekulasi di masyarakat," tutupnya.***(san)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

